Stasiun Jakarta Kota adalah stasiun terbesar di Indonesia yang berlokasi di kawasan Kota Tua Jakarta, Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat. Setiap hari, stasiun ini ramai oleh penumpang pengguna commuter line atau KRL relasi Jakarta Kota – Bogor. Stasiun ini menyimpan nilai sejarah dan arsitektur yang menarik untuk diketahui. Stasiun ini dulu dikenal dengan “Stasiun Beos” yang merujuk pada nama asli stasiun “Bataviasche Spoorweg Maatschappij (Maskapai Angkutan Kereta Api Batavia Timur)”. Sementara Beos berasal dari kata Batavia En Omstreken yang bermakna Batavia dan sekitarnya. Baca juga: Mengulas Sejarah dan Arsitektur Art Deco Stasiun Tanjung Priok Sejarah dan Peresmian Stasiun Jakarta Kota…
Author: gravitarchi
Stasiun Tanjung Priok merupakan stasiun peninggalan kolonial Belanda yang menerapkan gaya arsitektur Art Deco. Stasiun ini termasuk bangunan cagar budaya di DKI Jakarta. Dalam proses pembangunannya, stasiun ini dibangun dua kali, yaitu pada tahun 1885 berada di kompleks pelabuhan, dan pada tahun 1925 di Batavia (Jakarta). Stasiun pertama dibangun oleh Burgerlijke Openbare Werken pada tahun 1883 dan diresmikan pada 2 November 1885. Pembukaannya dilakukan secara bersamaan dengan pembukaan Pelabuhan Tanjung Priok. Baca juga: Desain Renovasi Rumah Industrial 2 Lantai dengan Budget Minimalis Karena aktivitas pelabuhan meningkat sejak awal abad ke-20, akhirnya pelabuhan diperluas dan stasiun digusur. Staatsspoorwegen (SS) kemudian mencari…
Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta atau Masjid Kauman dikenal sebagai Masjid Agung Daerah Istimewa Yogyakarta. Masjid ini memiliki kaitan erat dengan Kesultanan Yogyakarta. Keberadaan Masjid Kauman menjadi saksi keberadaan kerajaan islam di Yogyakarta. Masjid Gedhe berada di Kelurahan Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta. Lokasi tersebut berada di sisi barat Alun-Alun Utara dan barat daya Pasar Beringharjo yang terletak tidak jauh dari bangunan Keraton. Masjid ini dibangun oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I setelah pembangunan Keraton Yogyakarta selesai. Baca juga: Keindahan Arsitektur dan Kontroversi Arsitek Taman Sari Yogyakarta Sejarah Masjid Gedhe Keraton Yogyakarta Melansir Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Istimewa Yogyakarta, Masjid Gedhe…
Gedung Indonesia Menggugat (GIM) menyimpan sejarah yang berhubungan dengan perjuangan bangsa. Gedung ini menerapkan style arsitektur Neoklasik yang disesuaikan dengan iklim tropis di Indonesia. Lokasi GIM berada di Jalan Perintis Kemerdekaan 5, Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat. Sejak dibangun hingga saat ini, bangunan bersejarah di Bandung ini mengalami beberapa kali perubahan fungsi. Tak hanya itu, bangunan tersebut juga merekam peristiwa sejarah perjuangan Soekarno dan rekan-rekannya di Partai Nasional Indonesia (PNI). Baca juga: Arsitektur Nusantara Masjid Agung Demak yang Sarat Makna Sejarah Gedung Indonesia Menggugat (GIM) GIM awalnya merupakan rumah tinggal warga Belanda yang dibangun pada tahun…
Masjid Agung Demak adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang berada di Kampung Kauman, Kelurahan Bintoro, Kec. Demak, Kab. Demak, Jawa Tengah. Masjid ini dibangun oleh Raden Patah, pangeran kerajaan Majapahit sekaligus pendiri Kesultanan Islam Demak pada sekitar abad ke-15 Masehi. Di dalam kompleks masjid, terdapat makam raja-raja Kesultanan Demak termasuk Raden Patah dan para pengabdinya. Meski sudah berusia ratusan tahun, namun keindahan dan keistimewaan masjid ini masih tampak dan terjaga hingga sekarang. Baca juga: Desain Rumah dan Kos Tumbuh dengan Style Modern Tropis Sejarah Masjid Agung Demak Pada zaman dahulu, masjid agung menjadi tempat berkumpulnya Walisongo dalam menyebarkan…
Stasiun Manggarai (MRI) merupakan salah satu stasiun tersibuk di Indonesia yang memiliki desain arsitektur yang unik. Stasiun ini juga termasuk dalam stasiun kelas besar tipe A. Lokasi stasiun di Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Stasiun seluas 2,47 hektar ini melayani kereta api bandara dan KRL Commuter Line tujuan Bogor, Jakarta Kota, Tanah Abang, dan Bekasi. Sama seperti Stasiun Pasar Senen, stasiun ini juga memiliki ruang bawah tanah untuk memudahkan penumpang berpindah peron. Baca juga: Masjid Menara Kudus, Keindahan Akulturasi 3 Budaya Sejarah Stasiun Manggarai Kawasan Manggarai merupakan kawasan dengan aktivitas transportasi vital Jakarta, terutama wilayah di sekitar Manggarai.…
Masjid Menara Kudus memiliki arsitektur yang unik, menggabungkan toleransi budaya Jawa, Hindu-Buddha, dan Islam. Masjid kudus dibangun oleh Syekh Jafar Shodiq atau Sunan Kudus pada tahun 1685. Hal ini merujuk pada tulisan Arab yang tertulis pada sebidang batu Masjid Kudus atau Masjid Al Aqsha dengan panjang 46 cm dan lebar 30 cm. Dari tulisan tersebut, masjid dibangun pada tahun 956 H dalam penanggalan (kalender) islam. Konon katanya batu tersebut berasal dari Baitul Maqdis atau Al Quds, Yerussalem, Palestina. Baitul Maqdis adalah kota suci, hal ini merujuk pada penamaan “kudus” yang artinya suci. Penamaan kudus juga disematkan pada kota di mana…
Gedung Balai Pemuda adalah bangunan cagar budaya yang menyimpan peristiwa sejarah di Surabaya. Gedung yang berlokasi di Jalan Gubernur Suryo, Nomor 15, Embong Kaliasin, Kec. Genteng, Surabaya ini dibangun pada tahun tahun 1907 saat masa kolonial Hindia-Belanda. Balai Pemuda dirancang oleh arsitek Belanda bernama Westmaes. Pada saat itu, bangunan ini termasuk bangunan pertama di Surabaya yang menggunakan struktur rangka baja. Karena pengaruh kolonial Belanda, maka gedung ini menerapkan gaya arsitektur Eropa yang identik dengan nuansa Gotik. Baca juga: Bar dan Entertainment Room Industrial dengan Kearifan Lokal Gaya Arsitektur Gedung Balai Pemuda Mengutip Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya, Gedung Balai Pemuda…
Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) adalah masjid termegah dan terbesar yang dibangun dari tahun 2001 hingga 2006. Masjid ini berlokasi di Jalan Gajahraya, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang. Berdiri di atas lahan 10 hektar, MAJT atau Masjid Agung Semarang diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tanggal 14 November 2006. Presiden SBY menandatangani prasasti yang terbuat dari batu alam yang didatangkan langsung dari lereng Gunung Merapi. Prasasti tersebut memiliki tinggi 3,2 meter dan berat 7,8 ton. Baca juga: Keindahan Arsitektur dan Kontroversi Arsitek Taman Sari Yogyakarta Masjid ini memiliki sejumlah keistimewaan, lho. Penasaran apa saja keistimewaan dan keunikan…
Taman Sari Yogyakarta adalah situs bersejarah bekas kerajaan Kesultanan Yogyakarta. Melansir Dinas Kebudayaan DIY, taman sari atau water castle memiliki arti taman yang indah. Taman ini dibangun oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I pada tahun 1757 dengan gaya arsitektur Jawa dan Portugis. Bangunan seperti kolam khusus digunakan untuk mandi Sultan beserta keluarganya. Istana air ini memiliki beberapa fungsi, seperti tempat peristirahatan, meditasi, rekreasi, hingga tempat perlindungan sultan dan keluarganya. Baca juga: Keindahan Arsitektur Gereja Blenduk di Kawasan Kota Lama Semarang Saat musuh menyerang Keraton, sultan dan keluargannya menyelamatkan diri melalui pintu bawah tanah. Setelah merasa aman, pintu air akan dibuka untuk…
