Close Menu
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
gravitarchigravitarchi
Subscribe
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
gravitarchigravitarchi
Home » Arsitektur Nusantara Masjid Agung Demak yang Sarat Makna
Info

Arsitektur Nusantara Masjid Agung Demak yang Sarat Makna

gravitarchiBy gravitarchiAugust 31, 2024No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
masjid agung demak, jawa tengah
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Masjid Agung Demak adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang berada di Kampung Kauman, Kelurahan Bintoro, Kec. Demak, Kab. Demak, Jawa Tengah. Masjid ini dibangun oleh Raden Patah, pangeran kerajaan Majapahit sekaligus pendiri Kesultanan Islam Demak pada sekitar abad ke-15 Masehi.

Di dalam kompleks masjid, terdapat makam raja-raja Kesultanan Demak termasuk Raden Patah dan para pengabdinya. Meski sudah berusia ratusan tahun, namun keindahan dan keistimewaan masjid ini masih tampak dan terjaga hingga sekarang.

Baca juga: Desain Rumah dan Kos Tumbuh dengan Style Modern Tropis

Sejarah Masjid Agung Demak

masjid agung demak

Pada zaman dahulu, masjid agung menjadi tempat berkumpulnya Walisongo dalam menyebarkan agama islam di tanah Jawa. Menurut sejarah versi Babad Tanah Jawi, Masjid agung dibangun pada akhir abad ke-15 M.

Lalu pada 1470-an Masehi, Raden Patah menemui Sunan Ampel atau Raden Rachmat yang lahir di Kerajaan Champa, Vietnam. Pada saat itu, Sunan Ampel sedang membangun dan membimbing pusat pengajaran agama islam di Demak. Kemudian Raden Patah masuk islam, menetap di Demak, dan turut membantu Sunan Ampel menyebarkan islam.

Baca juga: Interior Modern Minimalis dengan Kesan Natural dan Homey

Keunikan Arsitektur Nusantara Masjid Agung Demak

arsitektur nusantara masjid agung demak

Masjid Agung Demak merupakan simbol arsitektur Nusantara yang penuh makna. Meski punya tampilan yang sederhana, namun masjid ini terkesan megah, anggun, indah, dan elegan. Masjid agung memiliki ukuran 31 x 31 meter dengan ukuran serambi sekitar 31 x 15 meter.

Melansir Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, bangunan utama masjid memiliki empat kolom utama yang disebut saka guru. Empat kolom atau tiang tersebut konon katanya dibuat langsung oleh Walisongo. Sebelah barat daya dibuat oleh Sunan Gunung Jati, sebelah barat laut dibuat oleh Sunan Bonang, dan sebelah timur oleh Sunan Kalijaga. Terakhir, sebelah tenggara dibuat oleh Sunan Ampel.

Baca juga: Stasiun Manggarai: Stasiun Tersibuk dengan Desain Arsitektur Unik

Atap bangunan berbentuk limas dan ditopang 8 tiang yang disebut Saka Majapahit. Atap limas terdiri dari tiga bagian yang menggambarkan iman, islam, dan ihsan. Masjid ini juga memiliki mimbar dari kayu jati dengan ornamen ukiran yang sangat halus dan indah.

Ada hal unik yang ada di Masjid Agung Demak, yaitu adanya Pintu Bledeg. Pintu yang dibuat Ki Ageng Selo ini dipercaya mampu menangkal petir, sehingga dinamakan Pintu Bledeg (petir). Pada tahun 1987, masjid pernah direnovasi dan menelan biaya sekitar Rp688 juta. Dana tersebut berasal dari APBN dan bantuan dari OKI, Arab, Malaysia, Brunei, dan Turki.

arsitektur lokal masjid agung demak arsitektur masjid agung demak arsitektur nusantara masjid agung demak pintu bledeg sejarah masjid agung demak walisongo
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
gravitarchi
  • Website

Related Posts

Z8 Tower : Apakah Gedung Perkantoran Masih Relevan sebagai Bangunan Monofungsi?

August 12, 2026

One River North : Ketika Sebuah Apartemen Menjadi Lanskap Vertikal di Tengah Kota Denver

July 13, 2026

Peace · Visa for Life Theme Museum: Narasi Sejarah dalam Bentuk Arsitektur

June 24, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Artikel Terbaru

Jakal Design Week 2026 : Menjelajahi Ruang Kreatif di Koridor Jalan Kaliurang

August 26, 2026

Z8 Tower : Apakah Gedung Perkantoran Masih Relevan sebagai Bangunan Monofungsi?

August 12, 2026

Judy Pranata : Arsitek yang Turut Menghidupkan Ekosistem Arsitektur

August 5, 2026

MANTRA Expo #2 by QHOMEMART Sukses Hadirkan Kolaborasi Arsitektur, Industri, dan Komunitas di Yogyakarta

July 27, 2026

MANTRA Expo #2 by Qhomemart Siap Digelar di GIK UGM, Hadirkan Kolaborasi Arsitektur, Industri, dan Komunitas

July 21, 2026

Ary Indra dan Arsitektur yang Tumbuh dari Pengalaman

July 16, 2026

One River North : Ketika Sebuah Apartemen Menjadi Lanskap Vertikal di Tengah Kota Denver

July 13, 2026
Demo
Demo
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Kontak
  • Tentang Kami
© 2026 gravitarchi, Designed by gravitarchi.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.