Beberapa bulan lalu, Gravitarchi menghadiri undangan Halal Bi Halal yang diselenggarakan oleh tim inisiator Jakal Design Week (JDW) 2026. Dalam kesempatan tersebut, para inisiator memaparkan konsep dan rencana penyelenggaraan JDW. Kini, rangkaian kegiatan tersebut telah berlangsung di koridor Jalan Kaliurang, Yogyakarta. Jakal Design Week 2026 resmi dibuka di Pulang ke Uttara (EDSU House) pada 20 Agustus 2026 dan berlangsung hingga 5 September 2026. Mengambil kawasan Jalan Kaliurang sebagai ruang kegiatan, JDW menghadirkan berbagai program yang mempertemukan arsitektur, desain, seni, literasi, dan komunitas melalui sejumlah titik yang tersebar di sepanjang koridor tersebut. Selain EDSU House, Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM…
Author: gravitarchi
Di tengah perubahan cara bekerja dan berkembangnya kota-kota besar, muncul pertanyaan yang semakin relevan : apakah gedung perkantoran masih cukup jika hanya berfungsi sebagai tempat bekerja? Selama beberapa dekade, gedung perkantoran dirancang sebagai bangunan yang aktif pada jam kerja, lalu perlahan kehilangan aktivitas ketika sore menjelang. Kawasan bisnis menjadi ramai pada pagi hingga siang hari, tetapi berubah sepi setelah para pekerja pulang. Di sisi lain, pola hidup masyarakat terus berubah. Kini, orang menginginkan lingkungan yang memungkinkan mereka bekerja, bertemu, menikmati ruang publik, hingga mengakses transportasi dengan lebih mudah tanpa harus berpindah jauh. Perubahan tersebut melahirkan konsep vertical city, sebuah pendekatan…
Di dunia arsitektur, karya bangunan sering kali menjadi tolok ukur utama seorang arsitek. Namun, ada pula sosok yang memberi kontribusi melalui cara lain, yaitu membangun ruang diskusi, mempertemukan berbagai gagasan, dan mendorong tumbuhnya komunitas profesi. Di Yogyakarta, salah satu nama yang cukup lekat dengan peran tersebut adalah Judy Pranata. Melalui praktik profesionalnya di JP Studio maupun keterlibatannya dalam berbagai forum arsitektur, Judy menunjukkan bahwa perkembangan profesi tidak hanya ditentukan oleh kualitas karya, tetapi juga oleh budaya berbagi pengetahuan dan kolaborasi antarsesama arsitek. Baca Juga : Ary Indra dan Arsitektur yang Tumbuh dari Pengalaman Berangkat dari Pengalaman yang Beragam Sebelum mendirikan…
Selama empat hari penyelenggaraannya, MANTRA Expo #2 by QHOMEMART berhasil menghadirkan lebih dari sekadar pameran material bangunan. Bertempat di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, ajang yang berlangsung pada 23–26 Juli 2026 ini menjadi ruang bertemunya arsitek, pelaku industri, akademisi, mahasiswa, komunitas, hingga masyarakat dalam satu ekosistem yang saling terhubung. Mengusung tema “Live. Build. Experience.”, MANTRA Expo #2 memperlihatkan bahwa dunia arsitektur dan industri konstruksi tidak dapat berkembang sendiri. Melalui kolaborasi bersama Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Daerah Istimewa Yogyakarta, pameran ini tidak hanya menghadirkan puluhan exhibitor dari sektor material bangunan, interior, sanitary, kitchen appliances, hingga teknologi pendukung…
MANTRA Expo #2 by Qhomemart siap digelar pada 23–26 Juli 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Memasuki penyelenggaraan tahun ini, Qhomemart menggandeng Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Daerah Istimewa Yogyakarta untuk menghadirkan rangkaian program arsitektur yang melengkapi pameran industri material bangunan dan hunian. Mengusung tema “Live. Build. Experience”, MANTRA Expo #2 by Qhomemart mempertemukan pelaku industri, arsitek, akademisi, mahasiswa, komunitas, hingga masyarakat umum dalam satu rangkaian kegiatan. Selama empat hari, pengunjung dapat mengunjungi area pameran, mengikuti diskusi arsitektur, melihat pameran karya, hingga menikmati berbagai aktivitas publik yang berlangsung di kawasan GIK UGM. Baca Juga :…
Di tengah perkembangan arsitektur Indonesia, setiap arsitek memiliki pendekatan yang berbeda dalam memaknai proses merancang. Sebagian dikenal melalui bahasa bentuk yang khas, sementara yang lain membangun identitas melalui eksplorasi material atau teknologi. Bagi Ary Indra, arsitektur tampaknya berangkat dari sesuatu yang lebih mendasar, yaitu bagaimana sebuah ruang mampu menghadirkan pengalaman yang bermakna bagi penggunanya. Kesan tersebut kami rasakan saat mengunjungi Masagi Koffee di kawasan Selojene, salah satu karya Ary Indra. Di balik tampilannya yang sederhana, ruang tersebut memperlihatkan bagaimana material, fungsi, dan detail dirancang saling mendukung tanpa terasa berlebihan. Pengalaman itu menjadi titik awal bagi kami untuk mengenal lebih jauh…
Di tengah kawasan River North Art District (RiNo), Denver, berdiri sebuah bangunan yang tampak berbeda dari apartemen pada umumnya. Dari kejauhan, One River North terlihat seperti menara kaca modern. Namun, semakin diperhatikan, tampak sebuah retakan besar membelah fasadnya, seolah-olah sebuah ngarai alami muncul di tengah kepadatan kota. Retakan tersebut bukan sekadar elemen visual. Di balik bentuknya yang dramatis, tersimpan gagasan tentang bagaimana arsitektur dapat menghadirkan kembali pengalaman berada di alam tanpa harus meninggalkan lingkungan urban. Dirancang oleh MAD Architects di bawah kepemimpinan Ma Yansong, One River North menawarkan cara baru dalam memandang hunian vertikal. Bangunan ini tidak hanya menyediakan tempat…
Di sebuah lembah di Kota Yiyang, Tiongkok, berdiri sebuah museum yang tidak hanya berfungsi sebagai ruang pamer, tetapi juga sebagai medium untuk menghidupkan kembali sebuah kisah kemanusiaan. Peace · Visa for Life Theme Museum dibangun untuk mengenang Dr. Ho Feng Shan. Beliau merupakan Konsul Jenderal Tiongkok di Wina yang membantu menyelamatkan ribuan warga Yahudi dari ancaman Holocaust melalui penerbitan visa menuju Shanghai selama Perang Dunia II. Untuk mengenang jasa Dr. Ho Feng Shan, museum ini dirancang oleh Yang Ying Design Studio dengan pendekatan yang unik. Alih-alih mengandalkan simbol-simbol memorial yang monumental, arsitek memilih menjadikan visa sebagai elemen utama yang membentuk…
Di tengah kawasan budaya Montreal, Kanada, berdiri sebuah bangunan yang langsung menarik perhatian melalui kehadiran atrium diagonal berwarna merah yang membelah massa bangunannya. Bangunan tersebut adalah Îlot Balmoral, karya firma arsitektur Provencher_Roy yang dirancang sebagai salah satu elemen penting dalam pengembangan Quartier des Spectacles, kawasan seni dan hiburan terbesar di kota tersebut. Lebih dari sekadar gedung perkantoran, Îlot Balmoral hadir sebagai representasi transformasi Montreal menuju kota yang semakin bertumpu pada ekonomi kreatif. Melalui desain yang ekspresif sekaligus fungsional, bangunan ini menunjukkan bagaimana arsitektur dapat berperan dalam mendukung aktivitas budaya, pendidikan, dan industri kreatif dalam satu lingkungan yang terintegrasi. Baca Juga…
Di lingkungan rumah sakit yang beroperasi hampir tanpa henti, kebutuhan akan hunian yang nyaman bagi tenaga kesehatan menjadi aspek penting yang sering kali luput dari perhatian. Bagi para perawat yang menjalani ritme kerja panjang dan dinamis, tempat tinggal bukan hanya berfungsi sebagai ruang beristirahat, tetapi juga sebagai lingkungan yang mampu mendukung pemulihan fisik dan mental setelah menjalani aktivitas sehari-hari. Kebutuhan tersebut menjadi landasan dalam perancangan Nurse Dormitory Chulalongkorn Memorial Hospital atau Nawarachupatum, sebuah asrama perawat yang dirancang oleh Plan Architect untuk Chulalongkorn Memorial Hospital di Bangkok, Thailand. Bangunan setinggi 26 lantai ini menyediakan 523 kamar hunian serta berbagai fasilitas pendukung…
