Di wilayah Créteil, pinggiran kota Paris, arsitek Gérard Grandval menghadirkan sebuah pendekatan arsitektur yang melampaui fungsi hunian semata. Proyek Les Choux de Créteil, yang dibangun pada awal 1970-an, menjadi salah satu contoh paling ikonik bagaimana beton dapat diolah bukan hanya sebagai material struktural yang kaku, tetapi sebagai medium ekspresi yang hampir organik—seolah tanaman yang tumbuh dari tanah. Baca Juga : Arsitek Indonesia Raih Penghargaan TADA 2025: JS House Menjadi Building of The Year Beton yang Membentuk “Kelopak” Julukan choux (kol) lahir dari fasad bangunannya: balkon melengkung yang tersusun bertingkat, menyerupai kelopak bunga atau lapisan sayuran yang terus memekar. Bentuk ini…
Author: gravitarchi
Islamic Center of Rijeka di Kroasia merupakan salah satu masjid paling unik dan eksperimental di Eropa. Dikenal melalui wujudnya yang organik dan futuristik, masjid ini menjadi landmark penting yang menampilkan bagaimana arsitektur religius dapat diekspresikan dengan pendekatan kontemporer. Dirancang oleh seniman dan arsitek Kroasia Dušan Džamonja, bekerja sama dengan Branko Vučinović dan Darko Vlahović, bangunan ini selesai dibangun pada tahun 2013 dan hingga kini tetap relevan sebagai ikon desain modern. Baca Juga : Arsitek Indonesia Raih Penghargaan TADA 2025: JS House Menjadi Building of The Year Massa Organik yang Berubah dari Setiap Sudut Ciri paling khas dari Islamic Center of…
Industri arsitektur Indonesia kembali mendapatkan sorotan internasional setelah biro arsitek Pranala Associates meraih Building of The Year Award dalam ajang TOSTEM Asia Design Award (TADA) 2025. Penghargaan bergengsi yang diikuti oleh berbagai negara Asia—seperti Thailand, India, Filipina, Taiwan, dan Vietnam—ini menempatkan karya JS House sebagai representasi kualitas, inovasi, dan identitas arsitektur Indonesia di tingkat regional. TADA yang diselenggarakan oleh TOSTEM, merek aluminium global di bawah LIXIL, menantang para arsitek untuk mengeksplorasi desain yang mengintegrasikan sistem jendela dan pintu aluminium. Tahun ini, kompetisi mengangkat tema “Connected Living”, menekankan bagaimana ruang tinggal dapat lebih terhubung dengan lingkungan dan kehidupan sehari-hari penghuninya. Dalam…
Berlokasi di Surakarta, Masjid Saminah Sihyadi karya Joso Architect menjadi representasi arsitektur yang menempatkan keteduhan dan kejujuran desain sebagai esensi utama. Di tengah kepadatan urban dan dinamika aktivitas masyarakat kota, masjid ini hadir tanpa kesan monumental, namun tetap memancarkan wibawa dan keanggunan melalui kesederhanaan bentuk, permainan cahaya, serta pemahaman mendalam terhadap konteks tapak dan iklim tropis. Bangunan ini bukan hanya sarana ibadah, melainkan ruang yang mengundang refleksi dan perenungan. Joso Architect menghadirkan pendekatan arsitektur yang tidak mencari perhatian melalui bentuk, tetapi melalui pengalaman ruang — sebuah ajakan untuk menemukan ketenangan batin di tengah hiruk pikuk kota. Baca Juga : Menciptakan…
YOGYAKARTA — Pemerintah Kota Yogyakarta berkomitmen menjaga dan memperkuat karakter kawasan heritage melalui kerja sama strategis dengan Ikatan Arsitek Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (IAI DIY). Komitmen tersebut mengemuka dalam peringatan HUT ke-50 IAI DIY yang digelar di Secret Garden Resto, Sabtu (1/11). Baca Juga : 6 Destinasi Wisata di Jogja dengan Arsitektur yang Memukau Komitmen Pemkot Yogyakarta dalam Menjaga Karakter Kota Pemerintah Kota Yogyakarta memandang penting peran arsitek dalam menata wajah kota agar tetap mencerminkan nilai budaya dan filosofi lokal. Dalam acara tersebut, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menegaskan bahwa arsitek memiliki kontribusi besar dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan…
Bandung, Indonesia – Terletak di kawasan Gedebage, Bandung Timur, Masjid Raya Al Jabbar menjadi salah satu karya arsitektur Islam kontemporer paling signifikan di Indonesia. Dirancang oleh Ridwan Kamil, bangunan ini berdiri di atas danau buatan seluas 25 hektar, menampilkan harmoni antara spiritualitas, teknologi, dan lanskap air. Kehadirannya menjadi ikon baru kota Bandung sekaligus landmark religius Jawa Barat. Konsep dan Konteks Masjid ini dibangun di atas kawasan bekas rawa Danau Bandung Purba — tapak yang secara historis merepresentasikan pertemuan antara air dan daratan. Konteks unik ini menjadi dasar lahirnya ide “masjid terapung”, di mana bangunan utama seolah muncul dari permukaan air.…
Rabat, Maroko – Pada 4 September 2025, Maroko resmi memperkenalkan wajah baru stadion nasionalnya melalui peresmian Prince Moulay Abdellah Stadium oleh Putra Mahkota Moulay El Hassan. Stadion megah berkapasitas 68.700 penonton ini dirancang oleh firma arsitektur internasional Populous dan dibangun di bawah arahan National Agency for Public Facilities of Morocco. Dengan fasilitas modern yang memenuhi standar FIFA, stadion ini siap menjadi tuan rumah pertandingan besar, termasuk Piala Dunia FIFA 2030, dan menjadi pusat kegiatan olahraga internasional di Afrika Utara. Transformasi Besar dalam 24 Bulan Proyek pembangunan ulang stadion nasional Maroko ini menggantikan bangunan lama yang berdiri sejak 1983. Dalam waktu…
Isu tentang kekurangan arsitek di Indonesia sering mencuat lewat perbandingan jumlah arsitek dengan total penduduk. Tapi benarkah akar persoalannya ada di jumlah? Artikel ini mengulas bahwa yang lebih krusial justru adalah rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya jasa arsitek. Alih-alih menambah jumlah arsitek, kita perlu membangun kepercayaan dan edukasi publik agar profesi ini benar-benar relevan dalam kehidupan sehari-hari.
Banyak rumah dirancang tanpa melibatkan arsitek bersertifikat, demi harga murah. Tapi di balik tawaran menarik itu, tersimpan potensi bahaya serius: desain yang salah bisa membahayakan nyawa. Inilah alasan pentingnya sertifikasi arsitek di Indonesia.
Tanggal: 11–14 Juni 2025Lokasi: Ballroom Indraprasta, Sahid Hotel, YogyakartaPenyelenggara: Universitas Atma Jaya Yogyakarta Menelusuri Jejak Budaya dan Lanskap Perkotaan Asia Tenggara Bagaimana kolonialisme membentuk kota? Bagaimana rumah tradisional mencerminkan lanskap, identitas, dan filosofi hidup? Pertanyaan-pertanyaan ini menjadi inti perbincangan dalam SEAUS 2.0—konferensi regional yang menggali dinamika budaya, urbanisme, dan lanskap di Asia Tenggara. Mengusung tema “Culture in Transition: Urbanism and Landscape in Southeast Asia”, acara ini diselenggarakan oleh Universitas Atma Jaya Yogyakarta, dan berlangsung selama empat hari dari tanggal 11 hingga 14 Juni 2025, bertempat di Ballroom Indraprasta, Sahid Hotel, Yogyakarta. Programnya meliputi: Pembukaan acara dihadiri oleh para akademisi, profesional, dan mahasiswa arsitektur serta perencanaan dari berbagai negara. Ketua IAI…
