Islamic Center of Rijeka di Kroasia merupakan salah satu masjid paling unik dan eksperimental di Eropa. Dikenal melalui wujudnya yang organik dan futuristik, masjid ini menjadi landmark penting yang menampilkan bagaimana arsitektur religius dapat diekspresikan dengan pendekatan kontemporer. Dirancang oleh seniman dan arsitek Kroasia Dušan Džamonja, bekerja sama dengan Branko Vučinović dan Darko Vlahović, bangunan ini selesai dibangun pada tahun 2013 dan hingga kini tetap relevan sebagai ikon desain modern.
Baca Juga : Arsitek Indonesia Raih Penghargaan TADA 2025: JS House Menjadi Building of The Year
Massa Organik yang Berubah dari Setiap Sudut
Ciri paling khas dari Islamic Center of Rijeka adalah bentuk lengkung masjid yang menghadirkan pengalaman visual berbeda dari setiap arah pandang. Keunikan ini muncul dari pendekatan geometri organik—suatu strategi desain yang menghindari garis lurus dan sudut tajam, digantikan oleh kurva lembut yang menyatu membentuk satu kesatuan massa.
Dari jauh, bentuknya memicu berbagai interpretasi : sebagian menyebutnya menyerupai igloo, ada yang melihatnya seperti cangkang kerang, sementara lainnya menilai tampilannya futuristik. Keragaman persepsi ini menjadi bagian dari kekuatan desainnya—membuat masjid ini selalu menarik untuk diamati dan dieksplorasi.



Struktur Beton dan Kaca yang Mengolah Cahaya
Untuk mempertegas karakter visualnya, masjid ini menggunakan panel beton sebagai elemen struktural utama. Beton dipilih karena fleksibilitasnya dalam mengikuti kontur lengkung kompleks yang menjadi identitas desain. Kombinasi panel kaca pada beberapa sisinya memungkinkan cahaya matahari masuk dengan lembut ke interior, menciptakan suasana spiritual yang damai dan modern.
Permainan cahaya alami ini tidak hanya memperkaya pengalaman ruang, tetapi juga menegaskan peran cahaya sebagai elemen spiritual dalam arsitektur masjid. Hasilnya adalah ruang ibadah yang terasa hangat, bersih, dan kontemplatif.



Simbol Kontemporer bagi Komunitas Muslim di Kroasia
Islamic Center of Rijeka tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga fasilitas sosial dan kebudayaan bagi komunitas Muslim di kota ini. Sebagai masjid pertama yang dibangun dari nol di Kroasia sejak era kemerdekaan, keberadaannya memiliki makna historis sekaligus arsitektural.
Pendekatan desain yang futuristik memperlihatkan bagaimana identitas Islam dapat ditampilkan secara modern tanpa kehilangan esensi spiritualnya. Masjid ini berdiri sebagai simbol keterbukaan dan dialog antarbudaya di Eropa Tenggara—sebuah bentuk arsitektur religius yang melampaui fungsi utilitarian.
Baca Juga : Rumah Industrial Tropis Modern di Magetan, Jawa Timur : Sintesis Fungsional antara Struktur dan Alam


Refleksi Akhir
Islamic Center of Rijeka adalah contoh bagaimana keberanian dalam eksplorasi bentuk dapat menghasilkan arsitektur ibadah yang ikonik dan tidak lekang waktu. Kurva organik, struktur beton yang presisi, dan pemanfaatan cahaya alami menjadikannya bukan sekadar bangunan religius, tetapi juga karya arsitektur kontemporer yang penting dalam lanskap desain Eropa.
Masjid ini menunjukkan bahwa spiritualitas dan modernitas tidak berlawanan—keduanya justru dapat bersatu melalui pendekatan desain yang inovatif, sensitif, dan penuh ekspresi.







