Close Menu
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
gravitarchigravitarchi
Subscribe
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
gravitarchigravitarchi
Home » Islamic Center of Rijeka, Kroasia : Geometri Lembut dalam Arsitektur Kontemporer
Info

Islamic Center of Rijeka, Kroasia : Geometri Lembut dalam Arsitektur Kontemporer

gravitarchiBy gravitarchiNovember 19, 2025No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Islamic Center of Rijeka, Kroasia: Geometri Lembut dalam Arsitektur Kontemporer.(Sumber : divisare.com)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Islamic Center of Rijeka di Kroasia merupakan salah satu masjid paling unik dan eksperimental di Eropa. Dikenal melalui wujudnya yang organik dan futuristik, masjid ini menjadi landmark penting yang menampilkan bagaimana arsitektur religius dapat diekspresikan dengan pendekatan kontemporer. Dirancang oleh seniman dan arsitek Kroasia Dušan Džamonja, bekerja sama dengan Branko Vučinović dan Darko Vlahović, bangunan ini selesai dibangun pada tahun 2013 dan hingga kini tetap relevan sebagai ikon desain modern.

Baca Juga : Arsitek Indonesia Raih Penghargaan TADA 2025: JS House Menjadi Building of The Year

Massa Organik yang Berubah dari Setiap Sudut

Ciri paling khas dari Islamic Center of Rijeka adalah bentuk lengkung masjid yang menghadirkan pengalaman visual berbeda dari setiap arah pandang. Keunikan ini muncul dari pendekatan geometri organik—suatu strategi desain yang menghindari garis lurus dan sudut tajam, digantikan oleh kurva lembut yang menyatu membentuk satu kesatuan massa.

Dari jauh, bentuknya memicu berbagai interpretasi : sebagian menyebutnya menyerupai igloo, ada yang melihatnya seperti cangkang kerang, sementara lainnya menilai tampilannya futuristik. Keragaman persepsi ini menjadi bagian dari kekuatan desainnya—membuat masjid ini selalu menarik untuk diamati dan dieksplorasi.

Struktur Beton dan Kaca yang Mengolah Cahaya

Untuk mempertegas karakter visualnya, masjid ini menggunakan panel beton sebagai elemen struktural utama. Beton dipilih karena fleksibilitasnya dalam mengikuti kontur lengkung kompleks yang menjadi identitas desain. Kombinasi panel kaca pada beberapa sisinya memungkinkan cahaya matahari masuk dengan lembut ke interior, menciptakan suasana spiritual yang damai dan modern.

Permainan cahaya alami ini tidak hanya memperkaya pengalaman ruang, tetapi juga menegaskan peran cahaya sebagai elemen spiritual dalam arsitektur masjid. Hasilnya adalah ruang ibadah yang terasa hangat, bersih, dan kontemplatif.

Simbol Kontemporer bagi Komunitas Muslim di Kroasia

Islamic Center of Rijeka tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga fasilitas sosial dan kebudayaan bagi komunitas Muslim di kota ini. Sebagai masjid pertama yang dibangun dari nol di Kroasia sejak era kemerdekaan, keberadaannya memiliki makna historis sekaligus arsitektural.

Pendekatan desain yang futuristik memperlihatkan bagaimana identitas Islam dapat ditampilkan secara modern tanpa kehilangan esensi spiritualnya. Masjid ini berdiri sebagai simbol keterbukaan dan dialog antarbudaya di Eropa Tenggara—sebuah bentuk arsitektur religius yang melampaui fungsi utilitarian.

Baca Juga : Rumah Industrial Tropis Modern di Magetan, Jawa Timur : Sintesis Fungsional antara Struktur dan Alam

Refleksi Akhir

Islamic Center of Rijeka adalah contoh bagaimana keberanian dalam eksplorasi bentuk dapat menghasilkan arsitektur ibadah yang ikonik dan tidak lekang waktu. Kurva organik, struktur beton yang presisi, dan pemanfaatan cahaya alami menjadikannya bukan sekadar bangunan religius, tetapi juga karya arsitektur kontemporer yang penting dalam lanskap desain Eropa.

Masjid ini menunjukkan bahwa spiritualitas dan modernitas tidak berlawanan—keduanya justru dapat bersatu melalui pendekatan desain yang inovatif, sensitif, dan penuh ekspresi.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
gravitarchi
  • Website

Related Posts

Bernard Tschumi dan Ruang yang Terus Bergerak

April 14, 2026

Solar Trees Marketplace — Arsitektur Pasar sebagai Lanskap oleh Koichi Takada

April 7, 2026

Yoyogi National Gymnasium — Struktur Tarik sebagai Strategi Ruang Publik

February 20, 2026

Comments are closed.

Demo
Artikel Terbaru

Menuju Jakal Design Week 2026 : Awal Kolaborasi di Koridor Jalan Kaliurang

April 15, 2026

Bernard Tschumi dan Ruang yang Terus Bergerak

April 14, 2026

Belajar Arsitektur Kontekstual dari Eko Prawoto

April 9, 2026

Solar Trees Marketplace — Arsitektur Pasar sebagai Lanskap oleh Koichi Takada

April 7, 2026

Bjarke Ingels dan Pragmatic Utopia : Ketika Arsitektur Menjadi Negosiasi Realitas

April 2, 2026

Yoyogi National Gymnasium — Struktur Tarik sebagai Strategi Ruang Publik

February 20, 2026

Mencatat Ketangguhan Praktik Arsitektur lewat Meeting Marathon YYAF Resilient di Yogyakarta

February 17, 2026
Demo
Demo
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Kontak
  • Tentang Kami
© 2026 gravitarchi, Designed by gravitarchi.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.