Close Menu
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
gravitarchigravitarchi
Subscribe
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
gravitarchigravitarchi
Home » Arsitek Indonesia Raih Penghargaan TADA 2025: JS House Menjadi Building of The Year
Info

Arsitek Indonesia Raih Penghargaan TADA 2025: JS House Menjadi Building of The Year

gravitarchiBy gravitarchiNovember 17, 2025No Comments4 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Industri arsitektur Indonesia kembali mendapatkan sorotan internasional setelah biro arsitek Pranala Associates meraih Building of The Year Award dalam ajang TOSTEM Asia Design Award (TADA) 2025. Penghargaan bergengsi yang diikuti oleh berbagai negara Asia—seperti Thailand, India, Filipina, Taiwan, dan Vietnam—ini menempatkan karya JS House sebagai representasi kualitas, inovasi, dan identitas arsitektur Indonesia di tingkat regional.

TADA yang diselenggarakan oleh TOSTEM, merek aluminium global di bawah LIXIL, menantang para arsitek untuk mengeksplorasi desain yang mengintegrasikan sistem jendela dan pintu aluminium. Tahun ini, kompetisi mengangkat tema “Connected Living”, menekankan bagaimana ruang tinggal dapat lebih terhubung dengan lingkungan dan kehidupan sehari-hari penghuninya. Dalam konteks tersebut, JS House berhasil menonjol sebagai karya yang tidak hanya estetis, tetapi juga relevan terhadap isu kenyamanan ruang, efisiensi energi, dan kualitas hunian tropis.

Baca Juga : Clerkenwell Design Week 2025: Inovasi Furnitur Masa Depan Hadir dalam Bentuk yang Tak Terduga

Inspirasi Rumah Panjang Indonesia dalam Format Kontemporer

Salah satu fondasi utama desain JS House adalah reinterpretasi rumah panjang Indonesia, sebuah bentuk arsitektur tradisional yang dikenal memiliki pola linear dan responsif terhadap iklim. Pranala Associates mengadaptasi prinsip tersebut ke dalam konfigurasi ruang yang lebih modern, menghadirkan hunian yang memanjang dengan orientasi yang terukur terhadap arah matahari dan angin.

Pendekatan ini memungkinkan penyusunan ruang yang lebih efisien, mengoptimalkan sirkulasi udara alami melalui cross-ventilation yang bekerja sepanjang koridor bangunan. Dengan memaksimalkan orientasi, rumah ini mampu tetap nyaman tanpa ketergantungan besar pada pendingin buatan—a strategi penting dalam arsitektur tropis masa kini. Integrasi nilai tradisional dan pendekatan kontemporer ini menjadi salah satu aspek yang menguatkan karakter JS House di mata juri TADA 2025.

Peran Sistem Jendela Slim dan Panel Kaca Luas

Dalam konteks arsitektur tropis modern, jendela dan bukaan bukan hanya elemen pendukung, tetapi penentu kualitas ruang. JS House memanfaatkan sistem jendela slim frame dan panel kaca berukuran besar untuk menciptakan hubungan yang lebih terbuka antara interior dan eksterior.

Ketebalan frame yang minimal menghadirkan estetika ringan dan bersih, sementara panel kaca luas memungkinkan pencahayaan alami masuk secara maksimal. Hal ini menciptakan suasana ruang yang terang, hangat, dan lapang sepanjang hari, sekaligus memperluas pandangan pengguna ke arah lanskap sekitar. Pemanfaatan sistem bukaan ini juga mendukung efisiensi energi dengan mengurangi kebutuhan pencahayaan buatan pada siang hari.

Keseluruhan pendekatan ini sejalan dengan semangat TADA 2025 untuk menghadirkan hunian yang tidak hanya nyaman, tetapi juga menguatkan kualitas interaksi visual dan pengalaman ruang bagi penghuninya.

Kenyamanan Ruang dan Kedekatan dengan Lanskap

rinsip interaksi antara ruang dalam dan luar menjadi elemen sentral dalam desain JS House. Alih-alih menciptakan batas yang tegas antara keduanya, arsitek merancang pengalaman transisi yang lembut melalui penggunaan bukaan lebar, lantai yang mengalir, serta organisasi massa bangunan yang selaras dengan vegetasi.

Ruang-ruang seperti area keluarga, ruang makan, dan teras dirancang agar selalu terhubung dengan pemandangan hijau di sekitarnya. Material yang digunakan—seperti kayu, beton ekspos, dan kaca—diolah untuk memperkuat kehangatan visual dan sensasi natural pada hunian. Hasilnya adalah atmosfer tinggal yang tidak hanya fungsional, tetapi juga menciptakan ketenangan dan keseimbangan bagi penghuni.

Desain semacam ini menegaskan bahwa JS House bukan hanya sebuah bangunan, tetapi juga wadah kehidupan yang menghargai hubungan manusia dengan alam.

TADA 2025: Panggung Prestisius bagi Arsitektur Asia

TOSTEM Asia Design Award (TADA) merupakan salah satu kompetisi desain yang dinantikan oleh para arsitek dan desainer di Asia. Fokus utama kompetisi ini adalah mengapresiasi inovasi arsitektur yang mengintegrasikan sistem aluminium—baik jendela maupun pintu—untuk menghasilkan ruang yang fungsional, estetis, dan adaptif.

Tema tahun ini, Connected Living, mendorong peserta untuk merancang desain yang mampu memperkuat relasi antara penghuni, ruang, dan lingkungan. Dengan ratusan proyek yang masuk dari berbagai negara, TADA 2025 menampilkan beragam pendekatan arsitektur yang praktis sekaligus berorientasi pada peningkatan kualitas hidup.

Terpilihnya JS House sebagai Building of The Year menandai posisi penting arsitek Indonesia di panggung internasional. Penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Pranala Associates, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi arsitek lainnya untuk terus bereksplorasi, mempertahankan nilai lokal, dan menggabungkannya dengan inovasi desain global.

Arsitek Indonesia Raih Penghargaan TADA 2025 JS House Menjadi Building of The Year Gravitarchi. (Sumber : tostemasia.com)

Baca Juga : JANA Guest House — Skandinavian Japandi yang Hangat dan Terbuka di Bantul

Refleksi Akhir

Kemenangan JS House di TADA 2025 menjadi cerminan bagaimana arsitektur Indonesia terus berkembang dengan pendekatan yang relevan dan berdaya saing global. Melalui perpaduan nilai tradisional, strategi iklim tropis, dan pemanfaatan teknologi bukaan yang efektif, Pranala Associates berhasil menunjukkan bahwa hunian masa kini dapat dirancang dengan kualitas ruang yang peka, hangat, dan tetap efisien.

Lebih dari sekadar penghargaan, pencapaian ini menegaskan bahwa karya arsitektur Indonesia memiliki narasi dan identitas yang kuat untuk berkontribusi pada wacana desain di tingkat internasional. JS House menjadi salah satu bukti bahwa inovasi dapat lahir dari kedekatan dengan budaya sendiri, lalu diterjemahkan ke dalam bentuk yang kontemporer, kontekstual, dan bermakna bagi penghuninya.

architect
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
gravitarchi
  • Website

Related Posts

Suzhou Museum of Contemporary Art : Kritik atas Arsitektur Ikonik

January 14, 2026

Membaca Therme Vals Karya Peter Zumthor

January 13, 2026

Intaaya Retreat — Arsitektur Wellness Berbasis Material Alami di Nusa Penida

January 5, 2026

Comments are closed.

Demo
Artikel Terbaru

Fragmen, Material, dan Transisi : Cara Berpikir Kengo Kuma

January 15, 2026

Suzhou Museum of Contemporary Art : Kritik atas Arsitektur Ikonik

January 14, 2026

Membaca Therme Vals Karya Peter Zumthor

January 13, 2026

Membaca Pemikiran Zaha Hadid dalam Arsitektur Kontemporer

January 8, 2026

Intaaya Retreat — Arsitektur Wellness Berbasis Material Alami di Nusa Penida

January 5, 2026

Villa Savoye : Manifesto Arsitektur Modern karya Le Corbusier

December 23, 2025

Frank Lloyd Wright : Arsitek Visioner yang Mengubah Wajah Arsitektur Dunia

December 19, 2025
Demo
Demo
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Kontak
  • Tentang Kami
© 2026 gravitarchi, Designed by gravitarchi.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.