Close Menu
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
gravitarchigravitarchi
Subscribe
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
gravitarchigravitarchi
Home » Line+ Studio Ciptakan Lotus by the Xiangjiang River dengan Bantuan AI
News

Line+ Studio Ciptakan Lotus by the Xiangjiang River dengan Bantuan AI

gravitarchiBy gravitarchiMay 29, 2024No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Line+ Studio Ciptakan Lotus by the Xiangjiang River dengan Bantuan AI
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Line+ Studio berkolaborasi dengan RoboticPlus.AI menciptakan Lotus by the Xiangjiang River di Changsha, Tiongkok. Proyek ini merupakan proyek pertama di Tiongkok yang mengintegrasikan teknologi interdisipliner, melampaui batas-batas arsitektur tradisional dan menawarkan kemungkinan baru penggunaan ruang di masa depan.

RoboticPlus.AI adalah perusahaan sistem robotika terkenal di Tiongkok yang membangun solusi robotika generasi baru dengan manufaktur fleksibel melalui platform perangkat lunak industri miliknya sendiri yang bernama “RoBIM”.

Lotus building dari kejauhan

Proyek ini dibangun menyesuaikan tampilan perkotaan dan atribut landmark. Karena berlokasi di tepi sungai Xiang di Changsha, sehingga vegetasi tepi sungai menghalangi lokasi. Untuk mengatasi hal tersebut, proyek bangunan teratai raksasa ini didesain cukup tinggi agar secara visual enak untuk dipandang dari kejauhan.

Baca juga: Twisted Brick Shell Library, Perpustakaan Ala Keong di Tiongkok

“Teknologi baru terus mendobrak batas-batas arsitektur tradisional, mendorong revolusi dalam konstruksi. Pada akhirnya, hal ini akan membuat tren spasial baru. Arsitektur masa depan bukanlah musik yang “solidified”, melainkan pemandangan yang dinamis,” kata Co-Founder dan Kepala Arsitek Line+ Studio, Zhu Peidong.

Konsep Lotus by the Xiangjiang River

Konsep Lotus by the Xiangjiang River

Proyek yang digarap Line+ Studio dan RoboticPlus.AI difungsikan sebagai ruang publik yang menawarkan pemandangan kota dan landmark di sepanjang sungai Xiang di Changsha. Bangunan ini didesain menyerupai teratai yang mekar perlahan di tepi sungai.

Pendekatan desain bangunan terdiri dari ruang utama dan perangkat mekanis yang dapat digerakkan. Kelopak teratai terdiri dari sembilan bagian, menghasilkan kombinasi empat bagian luar dan lima bagian dalam yang saling tumpang tindih. Semua bagian dihiasi dengan tepi heksagonal yang bulat, menggunakan membran ETFE transparan sebagai bahan utama.

Baca juga: Menyatukan Keindahan Tradisional dan Modern dalam Desain Masjid YTCS

Kelopak bangunan teratai raksasa di Tiongkok

Penggunaan struktur baja, dinding kaca, dan komponen MEP sistem beban yang kompleks memungkinkan stabilitas dan efek dinamis pada bangunan. Struktur utama memiliki kerangka yang terkesan kaku di bagian dasarnya dengan balok atas dan rangka datar di sekelilingnya.

Kolom diintegrasikan dengan dinding kaca, membentuk sistem kolom terpadu. Sistem kolom diisi dengan komponen pemadam kebakaran, AC, drainase, dan peralatan lainnya. Sementara sistem atap mengakomodasi jendela, smoke extraction, ventilasi, dan komponen pemadam kebakaran.

Peran AI dalam Proyek Bangunan Teratai Raksasa

Peran AI dalam Proyek Bangunan Teratai Raksasa

Proyek ajaib ini menggunakan teknologi mekanis dinamis dengan sistem “hydraulic scissor brace + flexible column”. Sistem tersebut memastikan stabilitas, kenyamanan, keamanan, dan kemudahan pemeliharaan.

Efek dinamis pada kelopak bangunan menggunakan sistem yang canggih, sehingga memungkinkan tingkat pembukaan kelopak yang berbeda berdasarkan pengaturan pemrogramannya.

Kolaborasi Line+ Studio dengan RoboticPlus.AI bertujuan memaksimalkan penggunaan teknologi digital dan algoritma integrasi Rhino dan Revit. Perangkat lunak RoBIM RoboticPlus.AI berguna untuk mensimulasikan pemasangan model semua struktur baja.

Dengan bantuan RoboticPlus.AI, model BIM mengalami penyempurnaan presisi hingga mencapai akurasi LOD400 dan terhubung langsung ke pabrik produksi komponen. Produksi cerdas yang fleksibel menggunakan RoBIM memudahkan pertukaran data antar peralatan pemrosesan, sehingga produksi CNC lebih optimal.

Baca juga: INDEX 2024: Peran AI dalam Arsitektur, Teman atau Musuh?

Ruang publik Lotus by the Xiangjiang River

Rencana simulasi intruksi virtual tersebut terbukti mampu mengoptimalkan urutan konstruksi dan memastikan akurasi jadwal proyek.

Dengan memanfaatkan sistem digital, simulasi, dan konstruksi cerdas, teknologi ini berhasil mendobrak batasan arsitektur tradisional dengan menciptakan ruang yang dinamis dan fleksibel.

Munculnya AI dan tren industrialisasi dalam arsitektur baru, mengubah hubungan arsitek dengan pembangun atau kontraktor. Dengan memberdayakan lingkungan perkotaan, keduanya harus merespon evolusi pesat dengan produktivitas arsitektur baru.

arsitektur tiongkok bangunan dinamis bangunan unik di china desain arsitektur dengan bantuan AI Line+ Studio Lotus building Lotus by the Xiangjiang River RoboticPlus.AI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
gravitarchi
  • Website

Related Posts

Lattice Garden di Sol Collective: Upcycled Parametric Facade untuk Lanskap Urban yang Lebih Adaptif

December 5, 2025

Stormproof Playground di Shaoxing University : Strategi Desain untuk Perlindungan Iklim Ekstrem

December 2, 2025

Mantra 2025: The Biggest Building Material & Architecture Expo in Yogyakarta and Central Java Siap Digelar

November 26, 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Artikel Terbaru

Lattice Garden di Sol Collective: Upcycled Parametric Facade untuk Lanskap Urban yang Lebih Adaptif

December 5, 2025

Stormproof Playground di Shaoxing University : Strategi Desain untuk Perlindungan Iklim Ekstrem

December 2, 2025

Mantra 2025: The Biggest Building Material & Architecture Expo in Yogyakarta and Central Java Siap Digelar

November 26, 2025

Les Choux de Créteil: Ketika Beton “Mekar” Menjadi Arsitektur Puitis di Paris

November 25, 2025

Islamic Center of Rijeka, Kroasia : Geometri Lembut dalam Arsitektur Kontemporer

November 19, 2025

Arsitek Indonesia Raih Penghargaan TADA 2025: JS House Menjadi Building of The Year

November 17, 2025

Masjid Saminah Sihyadi, Surakarta: Ekspresi Keteduhan melalui Pendekatan Kontekstual

November 12, 2025
Demo
Demo
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Kontak
  • Tentang Kami
© 2025 gravitarchi, Designed by gravitarchi.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.