Close Menu
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
gravitarchigravitarchi
Subscribe
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
gravitarchigravitarchi
Home » Kompor Tanam Vs Kompor Freestanding, Mana yang Cocok untuk Anda?
Tips

Kompor Tanam Vs Kompor Freestanding, Mana yang Cocok untuk Anda?

gravitarchiBy gravitarchiDecember 7, 2024No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Kompor Tanam Vs Kompor Freestanding
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kompor merupakan alat yang wajib ada di dapur. Pemilihan jenis kompor di dapur harus disesuaikan dengan desain dan kebutuhan. Sejak berkembangnya tren dapur modern minimalis, terdapat dua jenis kompor yang banyak diminati oleh banyak orang, yaitu kompor tanam dan kompor freestanding.

Kedua kompor tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sebelum memilih kompor yang cocok untuk dapur Anda, simak pembahasan berikut ini.

Kompor Tanam

Kompor Tanam Vs Kompor Freestanding

Kompor tanam adalah kompor modern yang memiliki desain elegan dan minimalis. Seperti namanya, kompor tanam dipasang dengan cara menyisakan space di permukaan dapur atau lubang meja dapur untuk meletakkan kompor. Pemasangan seperti ini lebih hemat tempat dan praktis. Desain yang simpel ini mempermudah Anda untuk membersihkan dapur.

Baca juga: Mengenal Sick Building Syndrome, Arsitek Wajib Tahu!

Bahkan, beberapa kompor sudah dilengkapi fitur canggih yang memudahkan Anda memasak. Hal ini mendukung keamanan dan tingkat kematangan masakan yang dibuat, sehingga Anda bisa berkreasi dengan lebih luas.

Sebelum memilih kompor tanam, Anda harus mempertimbangkan kegunaannya karena jenis kompor ini permanen sehingga susah untuk dipindahkan. Selain itu, pemasangannya juga cukup sulit sehingga membutuhkan tenaga ahli untuk memasangnya.

Kompor Freestanding

Kompor Tanam Vs Kompor Freestanding

Kompor freestanding adalah kompor yang dapat langsung diletakkan di atas lantai dan digunakan untuk memasak. Jenis kompor ini biasanya dilengkapi oven di bagian bawahnya. Karena memiliki banyak fungsi, sehingga ukurannya cukup besar.

Baca juga: Desain Renovasi Rumah Industrial 2 Lantai dengan Budget Minimalis

Jenis kompor ini cocok untuk Anda yang punya hobi memasak dan sering memasak dalam jumlah besar. Kompor freestanding memiliki tungku yang banyak sehingga waktu masak menjadi lebih efisien. Lalu, bagaimana pemasangannya?

Pemasangan kompor freestanding lebih mudah daripada kompor tanam. Namun, harganya cukup mahal dan membutuhkan usaha yang lebih besar untuk membersihkannya karena memiliki desain yang detail.

Cara Menentukan Jenis Kompor yang Cocok untuk Dapur

Bingung menentukan kompor yang cocok untuk dapur kesayangan Anda? Sebelum menentukan yang sesuai, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat skala prioritas berdasarkan kegunaan dan kebutuhan jangka panjang.

Baca juga: Desain Interior Kos Japandi Modern Minimalis di Kalimantan Timur

Jika Anda terlalu sibuk untuk memasak berbagai macam makanan dalam satu waktu karena berbagai kesibukan, kompor tanam bisa menjadi pilihan yang tepat. Sementara jika Anda senang memasak berbagai menu dalam jumlah besar, kompor freestanding lebih cocok untuk Anda.

dapur kompor kompor freestanding kompor tanam kompor tanam vs kompor freestanding
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
gravitarchi
  • Website

Related Posts

Bukan Kekurangan Arsitek, Tapi Kesadaran yang Masih Rendah

June 17, 2025

5 Tips Memilih Partisi Ruangan

February 5, 2025

Sambut Ramadhan, Simak 4 Tips Menata Ruang Makan Keluarga

February 4, 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Artikel Terbaru

Kenapa Thomas Heatherwick Selalu Diperdebatkan?

April 27, 2026

Shanghai Grand Opera House : Arsitektur Dinamis sebagai Ruang Publik Kota

April 22, 2026

Sagawa Art Museum : Arsitektur Reflektif di Tepi Danau karya Tadao Ando

April 20, 2026

Menuju Jakal Design Week 2026 : Awal Kolaborasi di Koridor Jalan Kaliurang

April 15, 2026

Bernard Tschumi dan Ruang yang Terus Bergerak

April 14, 2026

Belajar Arsitektur Kontekstual dari Eko Prawoto

April 9, 2026

Solar Trees Marketplace — Arsitektur Pasar sebagai Lanskap oleh Koichi Takada

April 7, 2026
Demo
Demo
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Kontak
  • Tentang Kami
© 2026 gravitarchi, Designed by gravitarchi.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.