Close Menu
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
gravitarchigravitarchi
Subscribe
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
gravitarchigravitarchi
Home » Tadao Ando Ubah Bangunan Bersejarah Menjadi Pameran Seni
Figure

Tadao Ando Ubah Bangunan Bersejarah Menjadi Pameran Seni

gravitarchiBy gravitarchiMay 20, 2024Updated:June 21, 2024No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Tadao Ando Ubah Bangunan Bersejarah Menjadi Pameran Seni
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Tadao Ando, arsitek Jepang telah merancang pameran yang menampilkan karya seniman Zeng Fanzhi asal Tiongkok. Acara ini bertempat di bangunan bersejarah Scuola Grande della Misericordia, Venesia.

Pameran ini diselenggarakan oleh Los Angeles County Museum of Art (LACMA), yaitu sebuah institusi yang telah lama mengembangkan program seni Tiongkok yang kuat melalui pameran, akuisisi penting, hingga kemitraan internasional.

Baca juga: Venice Architecture Biennale 2025: Intelligens, Natural, Artificial

Bersamaan dengan Venice Arts Biennale 2024, pameran Zeng Fanzhi yang bertajuk “Near and Far/Now and Then” berlangsung dari tanggal 17 April hingga 30 September 2024.

Paduan Seni dan Desain yang Unik

Desain Pameran Tadao Ando

Pameran ini mengajak pengunjung seakan kembali pada bangunan klasik abad ke-16. Pada lantai dasar Scuola Grande, pengunjung langsung disuguhkan lukisan cat minyak multi-panel besar yang diapit oleh tiang-tiang besar. Karya ini mengisyaratkan ikon Buddha dan Kristen yang menentukan arah perjalanan budaya di masa depan.

Lanjut ke lantai atas, terdapat lima ruang pameran. Pada lantai ini, Ando menciptakan rangkaian dinding yang memiliki lubang yang memiliki visual seakan lubang tersebut semakin besar dan terhubung dengan dinding lainnya.

Baca juga: Kersan Art Space: Galeri Seni Elegan di Gunung Sempu, Bantul

konsep desain pameran tadao ando

Terdapat pula dua lukisan besar abstrak yang menggambarkan cahaya dan air seakan memenuhi ruangan. Lukisan ini dikelilingi oleh lukisan cat minyak karya Zeng dalam format yang lebih kecil.

Lukisan-lukisan tersebut ditampilkan pada dinding sementara berwarna putih. Dalam kemegahan Scuola Grande della Misericordia, karya Zeng Fanshi memberikan kesan langsung dengan seni.

Konsep Desain Overlapping

Pameran seni Zeng Fanzhi

Tangan ajaib Ando turut menciptakan latar kontras gaya dan ekspresi overlapping yang membimbing pengunjung merasakan ruang dan mendorong pengunjung merenungkan karya seni yang menawan.

Sebagai informasi, Mpavilion di Queen Victoria Gardens di Melbourne, Australia karya Tadao Ando yang awalnya dibuka hingga Maret 2024, mengumumkan pembukaanya diperpanjang hingga tahun 2025. Rangkaian program ini bertujuan untuk membangun warisan dan budaya yang bermakna.

Baca juga: 10 Desain Arsitektur Richard Meier yang Terkenal Sepanjang Masa

Program tersebut akan mengundang tokoh dalam bidang desain, seni, dan arsitektur. Kabar baiknya, tiket masuk Mpavilion gratis untuk semua pengunjung. Tertarik berkunjung ke tempat ini?

Jika Anda tertarik mengunjungi tempat ini, maka Anda dapat menikmati karya Tadao Ando sekaligus berkumpul dengan arsitektur, seniman, dan desainer terkenal dunia.

arsitek jepang tadao ando desain pameran tadao ando karya tadao ando Mpavilion Tadao Ando
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
gravitarchi
  • Website

Related Posts

Fragmen, Material, dan Transisi : Cara Berpikir Kengo Kuma

January 15, 2026

Membaca Pemikiran Zaha Hadid dalam Arsitektur Kontemporer

January 8, 2026

Frank Lloyd Wright : Arsitek Visioner yang Mengubah Wajah Arsitektur Dunia

December 19, 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Artikel Terbaru

Fragmen, Material, dan Transisi : Cara Berpikir Kengo Kuma

January 15, 2026

Suzhou Museum of Contemporary Art : Kritik atas Arsitektur Ikonik

January 14, 2026

Membaca Therme Vals Karya Peter Zumthor

January 13, 2026

Membaca Pemikiran Zaha Hadid dalam Arsitektur Kontemporer

January 8, 2026

Intaaya Retreat — Arsitektur Wellness Berbasis Material Alami di Nusa Penida

January 5, 2026

Villa Savoye : Manifesto Arsitektur Modern karya Le Corbusier

December 23, 2025

Frank Lloyd Wright : Arsitek Visioner yang Mengubah Wajah Arsitektur Dunia

December 19, 2025
Demo
Demo
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Kontak
  • Tentang Kami
© 2026 gravitarchi, Designed by gravitarchi.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.