Close Menu
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
gravitarchigravitarchi
Subscribe
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
gravitarchigravitarchi
Home » Venice Architecture Biennale 2025: Intelligens, Natural, Artificial
Event

Venice Architecture Biennale 2025: Intelligens, Natural, Artificial

gravitarchiBy gravitarchiMay 14, 2024Updated:May 20, 2024No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Carlo Ratti Umumkan Tema Venice Architecture Biennale 2025
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Carlo Ratti, kurator Venice Architecture Biennale 2025 mengumumkan secara resmi detail pameran arsitekur internasional ke-19 tersebut. Dengan mengusung tema “Intelligens”, acara ini dilaksanakan pada tanggal 24 Mei hingga 23 November 2025 di Giardini, Arsenale, dan berbagai lokasi penting di seluruh Venesia.

Kata intelligens merujuk pada akar kata Latin yang mencakup pengertian tentang kecerdasan, sekaligus mengacu pada akar kata “gens” yang artinya manusia. Kombinasi ini mengisyaratkan kecerdasan masa depan yang berupaya melampaui batas-batas AI kontemporer, mendorong inklusivitas, dan imajinasi.

Baca juga: Twisted Brick Shell Library, Perpustakaan Ala Keong di Tiongkok

Ratti menekankan interconnectedness atau keterhubungan arsitektur dengan berbagai disiplin ilmu, seperti seni, teknik, ilmu data, dan ilmu sosial yang semuanya memiliki peran dalam membentuk lingkungan binaan (built environment).

Solusi Cerdas Mengatasi Krisis Iklim

Venice Architecture Biennale 2025 jadi solusi krisis iklim

Adanya krisis iklim serta peran arsitektur dalam degradasi lingkungan, menjadikan pameran ini sebagai solusi cerdas untuk mengatasi masalah tersebut. Hal tersebut selaras dengan tujuan pameran ini, yakni menanggapi kebutuhan mendesak mengenai solusi substansial di tengah krisis iklim yang rasanya semakin mendekat dengan cepat.

Melalui pameran ini, para arsitek diajak untuk membayangkan katalis bagi proses evolusi. Melalui wawasan dari berbagai ilmu pengetahuan, para arsitek juga dapat membayangkan masa depan yang lebih berkelanjutan dari berbagai bentuk kecerdasan.

Baca juga: R+ House, Rumah Minimalis Modern Gaya Kontemporer di Sleman Yogyakarta

“Pameran ini akan mencari jalan ke depan, mengusulkan solusi cerdas terhadap masalah-masalah mendesak yang dapat dilakukan dalam berbagai bentuk. Kegiatan ini akan menyajikan kumpulan proposal desain dan banyak eksperimen lainnya, mengeksplorasi definisi “intelligens” sebagai kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan dengan sumber daya, pengetahuan, maupun kekuasaan yang terbatas,” jelas Carlo Ratti.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa objek, bangunan, dan rencana kota akan disusun secara alami, buatan, kolektif, dan kombinasi ketiganya. Meski beberapa ide gagal, namun ide lainnya mungkin mengarahkan kita menebus kegagalan tersebut.

Pameran arsitektur dunia 2025

Ratti menjelaskan pameran ini memiliki empat pilar metodologi berikut.

  1. Transdisipliner untuk menumbuhkan kolaborasi lintas profesi.
  2. Pendekatan laboratorium hidup yang mengubah Venesia menjadi ruang dinamis intelligens.
  3. Ruang ide, mengundang berbagai suara untuk menyumbangkan solusi melalui media pengajuan terbuka.
  4. Protokol sirkularitas, menetapkan tujuan ambisius untuk keberlanjutan.

Dari keempat pilar tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa pameran ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi, eksperimen, dan keberlanjutan.

Baca juga: Jeddah Tower Geser Posisi Burj Khalifa, Punya Desain yang Unik?

Venice Architecture Biennale merupakan salah satu pameran arsitektur yang paling dinanti di seluruh dunia, karena pameran ini sebuah tempat bagi para arsitek dan desainer untuk menjelajah hal-hal baru, bereksperimen dengan ide-ide baru, mendorong dialog global, dan pertukaran kreativitas.

Artificial Carlo Ratti desain arsitektur bekelanjutan Intelligens Natural pameran arsitek 2025 Pameran arsitektur dunia pameran arsitekur internasional ke-19 Venice Architecture Biennale 2025
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
gravitarchi
  • Website

Related Posts

Mencatat Ketangguhan Praktik Arsitektur lewat Meeting Marathon YYAF Resilient di Yogyakarta

February 17, 2026

Mencatat Ulang Relasi Manusia dan Mesin : Liputan Expertise Talkshow tentang AI dan Masa Depan Kreatif

February 16, 2026

Kelas Sabtu “Arsitektur 10.000 Jam” Bagian 2

January 20, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Artikel Terbaru

Yoyogi National Gymnasium — Struktur Tarik sebagai Strategi Ruang Publik

February 20, 2026

Mencatat Ketangguhan Praktik Arsitektur lewat Meeting Marathon YYAF Resilient di Yogyakarta

February 17, 2026

Mencatat Ulang Relasi Manusia dan Mesin : Liputan Expertise Talkshow tentang AI dan Masa Depan Kreatif

February 16, 2026

New Science and Technology Museum of Henan Province — Arsitektur Sains sebagai Lanskap Publik

February 7, 2026

Y.B. Mangunwijaya (Romo Mangun) dan Arsitektur Sosial di Indonesia

February 6, 2026

Kisho Kurokawa : Metabolisme Jepang dan Gagasan Arsitektur Adaptif

February 5, 2026

RM. Pantjaran, Sleman: Rumah Makan dengan Pendekatan Ruang Terbuka dan Tata Massa Linear

January 29, 2026
Demo
Demo
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Kontak
  • Tentang Kami
© 2026 gravitarchi, Designed by gravitarchi.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.