Close Menu
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
gravitarchigravitarchi
Subscribe
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
gravitarchigravitarchi
Home » Snøhetta Menggarap Proyek Warisan Dunia UNESCO Refuge de Barroude
News

Snøhetta Menggarap Proyek Warisan Dunia UNESCO Refuge de Barroude

gravitarchiBy gravitarchiOctober 16, 2024No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Warisan Dunia UNESCO
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Firma arsitektur Snøhetta akan membangun kembali Refuge de Barroude, sebuah tempat perlindungan gunung yang berada di situs warisan dunia UNESCO di Pegunungan Pyrenees, Prancis. Sepuluh tahun yang lalu, bangunan lama mengalami kebakaran yang tidak sengaja.

Nah, bangunan tersebut akan dibangun kembali sebagai tempat persinggahan para pendaki di Haute Route des Pyrenees dan pusat dukungan bagi staf Taman Nasional Pyrenees. Rencananya proyek ini akan dimulai pada tahun 2025.

Konsep Desain

Warisan Dunia UNESCO

Refuge de Barroude mengusung konsep baru berdasarkan pada keinginan untuk menyediakan tempat berlindung yang aman bagi para pendaki sembari menjaga integritas dan keagungan lingkungan alam. Dalam landskap pegunungan yang megah, kehadiran manusia harus tetap rendah hati untuk mencapai keseimbangan yang rumit antara integritas dan visibilitas.

Baca juga: 4 Cara Bikin Fasad Rumah Anti Panas

Pendekatan tersebut berdasarkan pada dua hal, yaitu Terrier dan Cairn. Terrier merujuk pada rasa integrasi, keamanan, dan kehangatan. Sementara Cairn melambangkan destinasi wisata bersejarah yang dibangun dari unsur-unsur alami pegunungan.

Melalui konsep tersebut, arsitektur yang dihasilkan menampilkan material batu, kayu, dan aluminium menghadirkan kontras yang lembut dengan landskap di sekitarnya. Bangunan ini terletak di lokasi bekas perlindungan atau pengungsian yang berada di luar zona flora dan fauna endemik yang dilindungi.

Bentuknya yang unik dan sedikit melengkung meminimalkan pekerjaan tanah dan beton, sementara strukturnya kompak membatasi permukaan terhadap unsur-unsur alam. Orientasi ganda pada bangunan juga mendorong ventilasi alami sekaligus melindungi ruangan dari tiupan angin luar yang kencang.

Baca juga: Rumah Industrial Minimalis 2 Lantai dengan Tambahan Mezzanine

Pengerjaan konstruksi memungkinkan struktur menempel di tanah, sehingga mempersingkat masa konstruksi. Batu lokal yang digunakan sebagai alasnya menghadirkan integrasi dengan lanskap dan mengurangi jejak karbon.

Struktur kayu dan aluminium daur ulang yang digunakan juga mendukung material rendah karbon dan fabrikasi untuk mengurangi pemasangan serta penggunaan helikopter.

Fasilitas Refuge de Barroude

Warisan Dunia UNESCO

Secara fungsional, bangunan terbagi menjadi dua area utama, yaitu area terbuka untuk umum, meliputi area penerimaan tamu, ruang makan, asrama, dan toilet. Selain itu, terdapat pula area privat khusus untuk penjaga dan pegawai.

Baca juga: Interior Modern Minimalis dengan Kesan Natural dan Homey

Layout bangunan dirancang menyeimbangkan privasi dan keterbukaan. Bangunan ini memiliki asrama musim dingin khusus, asrama untuk delapan dan enam orang pendaki, serta kamar tambahan untuk staf.

Desain Refuge de Barroude yang berada di situs warisan dunia UNESCO mencerminkan rasa kebersamaan, menyediakan lingkungan yang ramah dan terang dengan panorama pemandangan alam yang menakjubkan.

arsitektur dunia Prancis Proyek Warisan Dunia UNESCO Refuge de Barroude Snøhetta UNESCO Warisan Dunia UNESCO
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
gravitarchi
  • Website

Related Posts

Suzhou Museum of Contemporary Art : Kritik atas Arsitektur Ikonik

January 14, 2026

Membaca Therme Vals Karya Peter Zumthor

January 13, 2026

Intaaya Retreat — Arsitektur Wellness Berbasis Material Alami di Nusa Penida

January 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Artikel Terbaru

Fragmen, Material, dan Transisi : Cara Berpikir Kengo Kuma

January 15, 2026

Suzhou Museum of Contemporary Art : Kritik atas Arsitektur Ikonik

January 14, 2026

Membaca Therme Vals Karya Peter Zumthor

January 13, 2026

Membaca Pemikiran Zaha Hadid dalam Arsitektur Kontemporer

January 8, 2026

Intaaya Retreat — Arsitektur Wellness Berbasis Material Alami di Nusa Penida

January 5, 2026

Villa Savoye : Manifesto Arsitektur Modern karya Le Corbusier

December 23, 2025

Frank Lloyd Wright : Arsitek Visioner yang Mengubah Wajah Arsitektur Dunia

December 19, 2025
Demo
Demo
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Kontak
  • Tentang Kami
© 2026 gravitarchi, Designed by gravitarchi.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.