Close Menu
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
gravitarchigravitarchi
Subscribe
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
gravitarchigravitarchi
Home » Menelisik 3 Karya Frank Llyod Wright yang Diakui UNESCO
Figure

Menelisik 3 Karya Frank Llyod Wright yang Diakui UNESCO

gravitarchiBy gravitarchiMay 21, 2024No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Karya Frank Llyod Wright yang Diakui UNESCO
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Frank Llyod Wright merupakan arsitek Amerika yang paling terkenal dan dihormati di abad ke-20. Selama hidupnya, setidaknya Wright telah menyusun lebih dari 1.000 desain arsitektur.

Sebagai arsitek legendaris yang berperan penting dalam pengembangan desain arsitektur modern, beberapa karya Wright bahkan masuk dalam daftar warisan budaya UNESCO.

Inspirasi Karya Frank Llyod Wright

Inspirasi Karya Frank Llyod Wright

Wright memiliki keyakinan bahwa alam atau nature yang diawali huruf “N” adalah suci. Filosofi desainnya tentang “organic architecture” bertujuan membangun lingkungan binaan yang memiliki efek yang cukup besar bagi alam.

Baca juga: Tadao Ando Ubah Bangunan Bersejarah Menjadi Pameran Seni

Ia mendapatkan inspirasi seni dan arsitektur Jepang khususnya pada penekanannya pada harmoni, spiritualitas, dan kesederhanaan geometris. Wright bahkan memuji pemahaman orang Jepang mengenai struktur sebagai sesuatu yang ajaib.

Pada tahun 1957, Wright mendeskripsikan bahwa misi atau tujuan arsitek adalah membantu orang memahami bagaimana membuat hidup lebih indah, dunia menjadi lebih baik untuk ditinggali, serta memberi alasan, sajak, dan makna pada kehidupan.

Karya Wright yang Tercatat UNESCO

Terdapat tiga karya utama Wright yang tercatat dalam warisan budaya UNESCO. Dengan desain yang unik dan sangat menonjolkan kesan nature yang kuat, bahkan beberapa karyanya bahkan terbilang tidak masuk akal.

Penasaran apa saja karya Wright yang banyak dikagumi masyarakat dunia dari dulu hingga sekarang?

Simak pembahasan lengkapnya berikut ini.

  1. Rumah Gaya Prairie
Rumah style Prairie

Gaya Prairie menjadi ciri khas karya Wright di awal karirnya sebagai seorang arsitek. Tidak lama setelah ia membuka perusahaannya sendiri, Wright mulai merancang rumah tinggal yang sesuai dengan area Midwest.

Style desain ini menekankan garis horizontal, atap datar dengan perpotongan yang rendah yang terintegrasi dengan lingkungan di sekitarnya.

Beberapa karya desain rumah yang berada di Chicago antara lain, Winslow House (1893), Arthur Heurtley House (1902), dan Frederick C. Robie House (1910).

Baca juga: ZAHA House, Rumah Minimalis dengan Nuansa Teduh di Bantul

  1. Taliesin West
TaliesinWest Karya Frank Llyod Wright

Taliesin terletak di lanskap gersang Scottsdale, Arizona. Kompeks luas ini ia jadikan sebagai tempat tinggal, studio, dan sekolah arsitektur. Dalam sebuah wawancara tahun 1957, Wright mengatakan dirinya ingin memiliki arsitektur yang sesuai dengan tempat Anda melihatnya berdiri.

Dia berhasil mencapai impiannya melalui desain dan teknik dengan memanfaatkan penggunaan warna tanah yang hangat dan bahan-bahan alami.

Pada tahun 2018, Frank Llyod Wright Foundation menyatakan tempat ini telah menarik perhatian lebih dari 100.000 wisatawan. Dengan bantuan teknologi saat ini, pengunjung dapat mengakses tempat ini secara virtual melalui tur 3D dan realitas virtual.

  1. Fallingwater
Fallingwater by Frank Llyod Wright

Fallingwater merupakan rumah di atas air terjun di Pennsylvania yang berada di antara pepohonan, dan tertutup sebagian dedaunan. Rumah ini termasuk karya Wright yang paling dicintai oleh banyak orang. Sayangnya, landmark ini sulit untuk dilestarikan. Pada tahun 2003, renovasi bangunan ini menguras $11,5 juta atau sekitar Rp180 juta.

Baca juga: Twisted Brick Shell Library, Perpustakaan Ala Keong di Tiongkok

Desain rumah ini menciptakan efek yang mendalam. Cerobong batu berpotongan dengan teras horizontal, memanjang tegak lurus, dan melayang di atas air sungai di bawahnya.

Gemercik air terdengar dari dalam rumah memberikan ketenangan. Terasnya tampak seperti bentuk bebatuan, dibangun dari batu pasir asli yang disandingkan dengan pepohonan sekitarnya.

Meski tiga karya di atas sudah ada sejak abad ke-20, namun karyanya masih relevan dengan tren arsitektur saat ini. Karena hal ini, maka tak heran jika ia dijuluki sebagai arsitek modern dunia yang melegenda.

Fallingwater Frank Llyod Wright Karya Frank Llyod Wright Karya Frank Llyod Wright yang tercatat UNESCO Organic architecture Prairie style Taliesin west
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
gravitarchi
  • Website

Related Posts

Antonius Richard dan Upaya Mendekatkan Arsitektur Berkelanjutan

June 10, 2026

Mien Ruys dan Cara Baru Memandang Lanskap

June 4, 2026

Dong Gong dan Pendekatan Ruang yang Tenang

May 21, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Artikel Terbaru

Îlot Balmoral : Simbol Ekonomi Kreatif di Jantung Montreal

June 15, 2026

Nurse Dormitory Chulalongkorn Memorial Hospital : Fasad Zig-Zag untuk Privasi dan Kenyamanan Penghuni

June 12, 2026

Antonius Richard dan Upaya Mendekatkan Arsitektur Berkelanjutan

June 10, 2026

Shining Hat Expo Hall : Simbol Baru Expo 2025 Osaka

June 5, 2026

Mien Ruys dan Cara Baru Memandang Lanskap

June 4, 2026

Memaknai Sintesis dalam Arsitektur : Refleksi dari ARCH:ID 2026

June 4, 2026

Qapital by Kengo Kuma & Associates : Menafsir Lanskap Andes ke Dalam Arsitektur Vertikal

May 26, 2026
Demo
Demo
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Kontak
  • Tentang Kami
© 2026 gravitarchi, Designed by gravitarchi.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.