Close Menu
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
gravitarchigravitarchi
Subscribe
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
gravitarchigravitarchi
Home » Karakteristik Gaya Arsitektur Benteng Vredeburg di Yogyakarta
Info

Karakteristik Gaya Arsitektur Benteng Vredeburg di Yogyakarta

gravitarchiBy gravitarchiAugust 15, 2024No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
benteng vredeburg
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Belanda membawa pengaruh arsitektur dalam pembangunan gedung maupun permukiman khas Eropa pada masa sebelum kemerdekaan. Meski demikian, kepribadian warga lokal dan iklim tropis di Indonesia turut memengaruhi adanya akulturasi dua budaya. Kebudayaan Indonesia yang berbaur dengan kebudayaan Eropa menghasilkan kebudayaan baru yang disebut kebudayaan Indis.

Mengutip Jurnal Teknik Arsitektur berjudul “Daendels dan Perkembangan Arsitektur Hindia-Belanda Abad 19”, Handinoto menyatakan fase gaya arsitektur memiliki 3 lini masa, yaitu:

  1. Indische Empire Style, berlangsung sekitar abad ke-18 hingga abad ke-19.
  2. Arsitektur Transisi, terjadi pada kurun waktu tahun 1890-1915.
  3. Arsitektur Kolonial Modern, mulai tahun 1915 hingga 1940.

Baca juga: Arsitektur Jam Gadang Bukittinggi, Landmark Sumatera Barat

Benteng Vredeburg Mengadopsi Gaya Indische Empire

benteng vredeburg yogyakarta

Indische atau Hindia mencerminkan gaya bangunan Eropa. Gaya arsitektur ini merupakan perpaduan kebudayaan Eropa, Indonesia, dan beberapa dari kebudayaan Tionghoa. Indische Empire Style diperkenalkan oleh H.W. Daendels yang menjabat sebagai Gubernur Jenderal Pemerintahan Belanda tahun 1801-1811.

Benteng Vredeburg merupakan generasi pertama yang mengadopsi style tersebut. Hal ini terlihat jelas dari pilar-pilar bergaya Doria di area gerbang masuk yang mencerminkan gaya bangunan khas Yunani-Romawi. Memasuki area bagian dalam, terdapat dua gedung “pengapit” bergaya Yunani era Renaissance.

Baca juga: Kersan Art Space: Galeri Seni Elegan di Gunung Sempu, Bantul

Karakter bangunan kolonial juga terlihat dari penggunaan jendela besar dan dinding yang tebal. Terdapat pula hiasan puncak bangunan atau Nok Acroterie berukuran pendek yang memiliki bentuk seperti cerobong asap yang diukir. Sementara karakter javanese terlihat dari bentuk atap limasan bergaya joglo.

Sejarah Singkat Benteng Vredeburg

Mengutip Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Benteng Vrederburg dibangun oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1760. Pembangunan benteng ini atas usulan pihak Belanda. Berkat izin Sri Sultan Hamengku Buwono I, pembangunan benteng ini selesai pada tahun 1787. Di bawah kepemimpinan Gubernur Johannes Sioberg, benteng ini menjadi benteng kompeni dan diberi nama Benteng Rustenberg yang artinya tempat istirahat.

Setelah pemugaran akibat gempa bumi pada tahun 1867, benteng berubah nama menjadi Benteng Vredeburg yang artinya perdamaian. Benteng ini telah merekam peristiwa-peristiwa bersejarah di kota Yogyakarta, mulai dari masa penjajahan Belanda, penjajahan Jepang, hingga masa kemerdekaan.

Sejak tahun 1992 hingga sekarang, benteng ini menjadi Museum Benteng Vrederburg sesuai SK Mendikbud RI Prof. Dr. Fuad Hasan No. 0475/0/1992 tertanggal 23 November 1992. Museum ini berdiri di atas lahan seluas 46.574 meter persegi.

Baca juga: Interior Rumah Mewah Bergaya Klasik di Sleman

5 Koleksi Museum Benteng Vredeburg

koleksi museum benteng vredeburg

Museum ini memiliki koleksi barang bersejarah yang sangat kaya dan beragam dan tentunya berkaitan dengan masa penjajahan Belanda, kemerdekaan Indonesia, hingga perkembangan Yogyakarta. Tak hanya barang peninggalan sejarah, museum ini juga memiliki fasilitas yang cukup lengkap, seperti mushola, toilet, ruang audio visual, hingga warung makan.

Museum ini menawarkan setidaknya lima koleksi berharga, yaitu:

  1. Senjata tradisional, seperti keris, tombak, dan panah.
  2. Diorama yang menggambarkan sejarah Indonesia, seperti Sumpah Pemuda, Perjanjian Giyanti, dan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
  3. Pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.
  4. Mata uang kuno, mulai dari masa kerajaan hingga penjajahan Belanda.
  5. Foto bersejarah yang menggambarkan kehidupan masyarakat dan tokoh penting Indonesia, khususnya Yogyakarta di masa lalu.

Baca juga: Kenali Arsitektur Kota Tua Jakarta, Kota Kecil Peninggalan Belanda

Selain lima koleksi di atas, Anda bisa menikmati berbagai acara dan pameran, wisata edukatif, dan kemegahan arsitektur klasik yang menawan di Museum Benteng Vredeburg. Lokasi museum ini berada di kawasan Malioboro, tepatnya di depan Gedung Agung dan Kraton Kesultanan Yogyakarta.

arsitektur benteng vredeburg benteng vredeburg benteng vredeburg yogyakarta gaya indische empire benteng vredeburg koleksi museum benteng vredeburg museum benteng vredeburg sejarah benteng vredeburg
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
gravitarchi
  • Website

Related Posts

Suzhou Museum of Contemporary Art : Kritik atas Arsitektur Ikonik

January 14, 2026

Membaca Therme Vals Karya Peter Zumthor

January 13, 2026

Intaaya Retreat — Arsitektur Wellness Berbasis Material Alami di Nusa Penida

January 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Artikel Terbaru

Fragmen, Material, dan Transisi : Cara Berpikir Kengo Kuma

January 15, 2026

Suzhou Museum of Contemporary Art : Kritik atas Arsitektur Ikonik

January 14, 2026

Membaca Therme Vals Karya Peter Zumthor

January 13, 2026

Membaca Pemikiran Zaha Hadid dalam Arsitektur Kontemporer

January 8, 2026

Intaaya Retreat — Arsitektur Wellness Berbasis Material Alami di Nusa Penida

January 5, 2026

Villa Savoye : Manifesto Arsitektur Modern karya Le Corbusier

December 23, 2025

Frank Lloyd Wright : Arsitek Visioner yang Mengubah Wajah Arsitektur Dunia

December 19, 2025
Demo
Demo
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Kontak
  • Tentang Kami
© 2026 gravitarchi, Designed by gravitarchi.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.