Close Menu
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
gravitarchigravitarchi
Subscribe
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
gravitarchigravitarchi
Home » 5 Cara Menata Ruang Detoks Digital yang Nyaman
Info

5 Cara Menata Ruang Detoks Digital yang Nyaman

gravitarchiBy gravitarchiJanuary 20, 20251 Comment2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
ruang detoks digital
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Setiap hari kita terpapar notifikasi, peringatan, pesan singkat, dan telepon membuat kita cemas dan terdorong harus segera membalas semua pesan yang masuk. Kondisi seperti ini dikenal dengan nomophobia, di mana seseorang merasa stres dan cemas saat tidak bisa mengakses gadget atau perangkat digital.

Untuk mencegah kondisi tersebut, Anda perlu mengistirahatkan diri dari penggunaan teknologi dan smartphone dapat menghadirkan ketenangan dan kebahagiaan. Jika Anda sering merasa lelah meski sudah beristirahat cukup, itu artinya Anda harus memiliki ruang detoks digital di rumah atau kantor.

Baca juga: Digital Detox Corner, Tren Interior yang Membuat Hidup Lebih Bermakna

Melansir Livingetc, berikut ini adalah beberapa cara menata ruang detoks digital yang nyaman dan menenangkan.

Tempat Duduk yang Nyaman

Menempatkan kursi santai atau sofa yang empuk dapat memberikan kenyamanan di ruang detoks digital. Dengan begitu, Anda dapat duduk dan membaca buku atau berbaring dengan nyaman untuk tidur siang dengan lelap.

Meja

Kursi yang nyaman rasanya kurang lengkap tanpa adanya meja. Dengan menempatkan meja, Anda bisa meletakkan secangkir kopi atau teh, buku, majalah, lilin arometerapi, dan berbagai hal lainnya.

Baca juga: Desain Interior Villa Tropis Minimalis Sejuk di Yogyakarta

Pencahayaan yang Lembut

Ruang detoks digital sebaiknya berada di dekat jendela agar cahaya matahari dan udara segar memenuhi ruangan. Namun, pencahayaan lembut dari lampu meja atau lampu gantung juga dapat menciptakan suasana yang menenangkan. Untuk menghadirkan kesan yang mendalam, Anda bisa menambahkan beberapa lilin.

Elemen Organik

Menempatkan beberapa tanaman hias ke dalam ruang detoks digital dapat memberikan relaksasi secara alami sehingga hadir rasa damai ke dalam ruangan. Jika Anda suka membaca buku, tambahkan rak buku yang terbuat dari kayu untuk menghadirkan kesan hangat dan nyaman.

Baca juga: Interior Hotel Jogja dengan Nuansa Tradisional dan Modern

Dekorasi dengan Sentuhan Pribadi

Ruang detoks digital bukanlah ruang isolasi, sehingga Anda perlu menambahkan dekorasi yang sesuai dengan minat dan kepribadian Anda. Tambahkan barang-barang yang penuh makna, seperti foto keluarga dan foto tokoh inspiratif untuk meningkatkan semangat dan motivasi di dalam hidup Anda.

Itulah 5 cara menata ruangan detoks digital yang bisa Anda coba. Jika Anda ingin menghadirkan ruangan ini di dalam kantor, mungkin Anda perlu memasang tanda agar tidak ada orang lain yang mengganggu.

cara menata ruang detoks digital detoks digital interior detoks digital nomophobia ruang detoks digital
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
gravitarchi
  • Website

Related Posts

Shanghai Grand Opera House : Arsitektur Dinamis sebagai Ruang Publik Kota

April 22, 2026

Sagawa Art Museum : Arsitektur Reflektif di Tepi Danau karya Tadao Ando

April 20, 2026

Solar Trees Marketplace — Arsitektur Pasar sebagai Lanskap oleh Koichi Takada

April 7, 2026

1 Comment

  1. Pingback: Louis Vuitton dan Murakami Ciptakan Pop-up Store di New York

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Artikel Terbaru

Kenapa Thomas Heatherwick Selalu Diperdebatkan?

April 27, 2026

Shanghai Grand Opera House : Arsitektur Dinamis sebagai Ruang Publik Kota

April 22, 2026

Sagawa Art Museum : Arsitektur Reflektif di Tepi Danau karya Tadao Ando

April 20, 2026

Menuju Jakal Design Week 2026 : Awal Kolaborasi di Koridor Jalan Kaliurang

April 15, 2026

Bernard Tschumi dan Ruang yang Terus Bergerak

April 14, 2026

Belajar Arsitektur Kontekstual dari Eko Prawoto

April 9, 2026

Solar Trees Marketplace — Arsitektur Pasar sebagai Lanskap oleh Koichi Takada

April 7, 2026
Demo
Demo
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Kontak
  • Tentang Kami
© 2026 gravitarchi, Designed by gravitarchi.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.