Close Menu
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
gravitarchigravitarchi
Subscribe
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
gravitarchigravitarchi
Home » Thomas Heatherwick Terpilih Jadi Kurator Seoul Biennale 2025
News

Thomas Heatherwick Terpilih Jadi Kurator Seoul Biennale 2025

gravitarchiBy gravitarchiJune 10, 2024No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Thomas Heatherwick Terpilih Jadi Kurator Seoul Biennale 2025
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Thomas Heatherwick terpilih menjadi Direktur Umum dan kurator Seoul Biennale of Architecture and Uranism 2025. Pada edisi kelima, fokus kegiatan ini mengatasi tantangan perkotaan yang dihadapi oleh kota-kota besar global.

Seoul Biennale of Architecture and Urbanism

Secara umum, pameran ini memiliki tujuan mendorong solusi dan diskusi inovatif mengenai isu urban dan arsitektur. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen Seoul terhadap masa depan manusia dan keberlanjutan alam.

Baca juga: Venice Architecture Biennale 2025: Intelligens, Natural, Artificial

Sebagai acara arsitektur terbesar di Asia, Seoul Biennale 2025 akan diselenggarakan mulai tanggal 1 September hingga 31 Oktober 2025.

5 Bagian Utama Seoul Biennale 2025

Seoul Biennale memiliki lima bagian utama yang terdiri dari pameran tematik, pameran kota, proyek di tempat, studi global, dan kegiatan edukasi. Pada edisi kali ini, program ini berfokus membuat gedung dan kota menjadi lebih menyenangkan dan menarik.

Walikota Oh Se-hoon mengatakan bahwa tujuan utama Biennale adalah “bring people closer” dengan misi membantu membuat gedung-gedung baru di Seoul menjadi lebih manusiawi. Kegiatan ini telah berhasil menarik lebih dari 3 juta peserta dalam empat edisi terakhirnya.

Baca juga: Bar dan Entertainment Room Industrial dengan Kearifan Lokal

Thomas Heatherwick percaya biennale mampu mendorong diskusi publik dan keterlibatan masyarakat Seoul tentang permasalahan urban dan arsitektur.

Tujuan Seoul Biennale

Seoul Biennale

Seoul Biennale didirikan untuk mengatasi kesulitan urban dan arsitektur yang terjadi akibat pesatnya pertumbuhan perkotaan. Rangkaian acara pada biennale menjadi forum diskusi pakar profesional lokal dan internasional, lembaga publik, dan masyarakat umum.

Baca juga: Gedung Tertinggi di AS, Legends Tower Memulai Konstruksinya Tahun Ini

Konsep “Land Urbanism” dan “Seoul” edisi kali ini akan memperluas tema-tema sebelumnya, termasuk “Imminent Commons”, “Collective City”, dan “Resilient City”.

Mengapa Thomas Heatherwick?

Thomas Heatherwick sudah lama merancang bangunan dengan konsep “human buildings”. Selain itu, ia juga sering berdiskusi mengenai gagasannya dan human-centric achitecture di perkotaan.

Baca juga: Barbershop Industrial Modern Khas Padang di Sleman

Pulau Nodeul Seoul Korea Selatan

Baru-baru ini, studionya memenangkan kompetisi global untuk mengubah pulau Nodeul di Sungai Han, Seoul menjadi taman publik. Tempat ini menawarkan lanskap yang difungsikan sebagai tempat pertunjukkan musik dan intervensi artistik yang unik dan berbeda.

arsitektur Human Buildings Kurator Seoul Biennale 2025 Proyek Sungai Han Pulau Nedoul Seoul Biennale Thomas Heatherwick Tujuan Seoul Biennale Urban
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
gravitarchi
  • Website

Related Posts

Yoyogi National Gymnasium — Struktur Tarik sebagai Strategi Ruang Publik

February 20, 2026

Tiga by Kanca : Merancang Pengalaman Ruang melalui Arsitektur Slow Bar

January 26, 2026

Suzhou Museum of Contemporary Art : Kritik atas Arsitektur Ikonik

January 14, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Artikel Terbaru

Yoyogi National Gymnasium — Struktur Tarik sebagai Strategi Ruang Publik

February 20, 2026

Mencatat Ketangguhan Praktik Arsitektur lewat Meeting Marathon YYAF Resilient di Yogyakarta

February 17, 2026

Mencatat Ulang Relasi Manusia dan Mesin : Liputan Expertise Talkshow tentang AI dan Masa Depan Kreatif

February 16, 2026

New Science and Technology Museum of Henan Province — Arsitektur Sains sebagai Lanskap Publik

February 7, 2026

Y.B. Mangunwijaya (Romo Mangun) dan Arsitektur Sosial di Indonesia

February 6, 2026

Kisho Kurokawa : Metabolisme Jepang dan Gagasan Arsitektur Adaptif

February 5, 2026

RM. Pantjaran, Sleman: Rumah Makan dengan Pendekatan Ruang Terbuka dan Tata Massa Linear

January 29, 2026
Demo
Demo
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Kontak
  • Tentang Kami
© 2026 gravitarchi, Designed by gravitarchi.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.