Close Menu
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
gravitarchigravitarchi
Subscribe
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
gravitarchigravitarchi
Home » HouseEurope, Aksi Penggunaan Kembali Bangunan Lama di Eropa
News

HouseEurope, Aksi Penggunaan Kembali Bangunan Lama di Eropa

gravitarchiBy gravitarchiDecember 26, 2024No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
HouseEurope
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Beberapa waktu yang lalu, terdapat seruan yang dikenal dengan sebutan “HouseEurope” dari masyarakat Eropa yang berkaitan dengan industri konstruksi. Hal ini akan dipertimbangkan sevara resmi oleh Komisi Eropa dan negara-negara anggota Uni Eropa.

Melansir ArchDaily, pemungutan suara akan dimulai tahun depan tepatnya pada tanggal 1 Februari 2025. Seruan ini membutuhkan dukungan 1 juta warga negara Eropa, sedikitnya 7 negara Uni Eropa.

Apa Itu HouseEurope?

HouseEurope adalah inisiasi warga negara Eropa yang menyerukan adanya legislasi di tingkat Uni Eropa untuk membuat renovasi dan penggunaan kembali bangunan lama atau yang sudah ada menjadi lebih mudah dan terjangkau. Aksi ini bertujuan untuk mengekang pembongkaran bangunan serta mendorong industri memprioritaskan potensi bangunan publik dan swasta yang sudah ada.

Baca juga: 4 Prediksi Style Dapur 2025, Lebih Ramah Lingkungan?

Sistem saat ini dianggap terlalu memprioritaskan pembangunan baru yang didorong oleh praktik real estat spekulatif, sehingga menyebabkan pembongkaran jutaan meter persegi bangunan yang ada setiap tahunnya. Hal ini mengakibatkan pemborosan sumber daya, peningkatan emisi karbon, biaya sosial, dan ekonomi, serta perusakan warisan budaya.

Aksi yang dilakukan warga Eropa bertujuan untuk mengubah hal tersebut dengan memberikan insentif untuk renovasi, sehingga menciptakan industri konstruksi yang lebih berkelanjutan dan adil.

Terdapat 3 pilar utama yang diusulkan dalam Undang-undang yang berkaitan dengan HouseEurope, yaitu:

  1. Pengurangan pajak untuk pekerjaan renovasi dan pengunaan kembali material;
  2. Aturan yang adil untuk penilaian bangunan yang ada; dan
  3. Potensi baru untuk CO2 yang tertanam dalam struktur yang ada.

Baca juga: Desain Interior Rumah Japandi dengan Eksterior Bergaya Indische

Latar Belakang Munculnya Aksi HouseEurope

Aksi HouseEurope muncul dari perjuangan masyarakat Eropa untuk menyelamatkan gedung Mäusebunker dari pembongkaran. Hal tersebut menyoroti masalah sistemik yang beranggapan bahwa renovasi dianggap lebih berisiko dan membutuhkan biaya yang mahal daripada konstruksi baru dengan mengabaikan biaya sosial dan lingkungan lokasi pembongkaran.

Padahal, bangunan yang sudah ada bisa dipromosikan. Dengan melakukan perhitungan biaya pembongkaran yang tersembunyi, makan akan tercipta sektor konstruksi yang lebih berkelanjutan dan adil.

Baca juga: Interior Rumah Industrial dengan Kamar Tidur Mezzanine

Hingga saat ini, aksi ini telah mendapat dukungan dari berbagai kalangan, di antaranya arsitek Jacques Herzog dan Pierre de Meuron, pendiri Herzog & de Meuron, Anne Lacaton dan Jean-Philippe Vassal dari Lacaton & Vassal, studio desain Formafantasma, Oana Bogdan, sosiolog Joanna Kusiak dari Cambridge University, ekonom dan politikus Ann Pettifor, dan Ruth Schagemann, serta Presiden Dewan Arsitek Eropa.

Aksi HouseEurope arsitektur Berita Arsitektur HouseEurope Keberlanjutan Legislasi Uni Eropa Uni Eropa
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
gravitarchi
  • Website

Related Posts

Shanghai Grand Opera House : Arsitektur Dinamis sebagai Ruang Publik Kota

April 22, 2026

Sagawa Art Museum : Arsitektur Reflektif di Tepi Danau karya Tadao Ando

April 20, 2026

Solar Trees Marketplace — Arsitektur Pasar sebagai Lanskap oleh Koichi Takada

April 7, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Artikel Terbaru

Kenapa Thomas Heatherwick Selalu Diperdebatkan?

April 27, 2026

Shanghai Grand Opera House : Arsitektur Dinamis sebagai Ruang Publik Kota

April 22, 2026

Sagawa Art Museum : Arsitektur Reflektif di Tepi Danau karya Tadao Ando

April 20, 2026

Menuju Jakal Design Week 2026 : Awal Kolaborasi di Koridor Jalan Kaliurang

April 15, 2026

Bernard Tschumi dan Ruang yang Terus Bergerak

April 14, 2026

Belajar Arsitektur Kontekstual dari Eko Prawoto

April 9, 2026

Solar Trees Marketplace — Arsitektur Pasar sebagai Lanskap oleh Koichi Takada

April 7, 2026
Demo
Demo
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Kontak
  • Tentang Kami
© 2026 gravitarchi, Designed by gravitarchi.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.