Close Menu
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
gravitarchigravitarchi
Subscribe
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
gravitarchigravitarchi
Home » Toilet Duduk Vs Toilet Jongkok, Mana yang Harus Dipilih?
Tips

Toilet Duduk Vs Toilet Jongkok, Mana yang Harus Dipilih?

gravitarchiBy gravitarchiOctober 12, 2024No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Toilet Duduk Vs Toilet Jongkok
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Toilet duduk dan toilet jongkok punya fungsi yang sama. Namun dari segi kesehatan, mana yang lebih sehat? Untuk mengetahui jawabannya, simak pembahasan di bawah ini, ya.

Setiap orang pasti punya preferensi masing-masing saat memilih toilet. Ternyata, posisi saat buang air besar (BAB) memiliki dampak terhadap kesehatan, lho. Jika faktor kesehatan termasuk dalam aspek yang Anda pertimbangkan dalam memilih toilet, ketahui terlebih dahulu kekurangan dan kelebihannya.

Baca juga: Gampang! Cara Bersihkan Debu Kipas Angin Tanpa Membukanya

Toilet Duduk Vs Toilet Jongkok

Toilet duduk memiliki desain dan tampilan yang elegan, modern, dan mewah. Tentu saja, harga yang ditawarkan juga cenderung mahal. Toilet ini dianggap oleh beberapa orang lebih nyaman, terutama lansia, ibu hamil, penderita wasir, dan penderita cedera lutut.

Sebaliknya, toilet jongkok punya model yang kuno dan dianggap kurang nyaman karena dapat menyebabkan nyeri pada tumit dan paha. Sehingga toilet jenis ini tidak disarankan bagi penderita radang sendi, patah tulang, asam urat, keseleo, hingga tendinitis. Meski demikian, harganya jauh lebih murah dibandingkan toilet duduk.

Baca juga: Desain Renovasi Rumah Industrial 2 Lantai dengan Budget Minimalis

Menurut penelitian, seseorang yang buang air besar meggunakan toilet duduk membutuhkan waktu yang lebih lama dan tenaga yang lebih besar dibandingkan toilet jongkok. Posisi badan yang tegak, serta terlalu keras saat mengejan berpotensi meningkatkan risiko terkena penyakit wasir dan sembelit.

Penelitian lain menyebutkan, posisi jongkok saat buang air besar (BAB) lebih efektif melancarkan proses BAB. Hal ini berkaitan dengan postur tubuh dan kinerja otot yang mendukung proses tersebut.

Posisi jongkok dapat mengoptimalkan ruang pembuangan tinja dengan rileks, sehingga BAB lebih maksimal. Sementara posisi duduk akan menyempitkan saluran anus sehingga mengganggu kelancaran BAB.

Baca juga: Interior Modern Minimalis dengan Kesan Natural dan Homey

Berdasarkan penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa toilet jongkok lebih disarankan daripada toilet duduk. Jika toilet di rumah sudah terlanjur menggunakan toilet duduk, cukup beli bangku pendek agar BAB lebih nyaman.

Demikian pembahasan toilet duduk vs toilet jongkok dari segi kesehatan. Sebelum menentukan pilihan, pastikan untuk mempertimbangkan dan menggunakannya sesuai kondisi. Semoga informasi ini bermanfaat!

kamar mandi kloset toilet toilet duduk toilet jongkok wc
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
gravitarchi
  • Website

Related Posts

5 Tips Memilih Partisi Ruangan

February 5, 2025

Sambut Ramadhan, Simak 4 Tips Menata Ruang Makan Keluarga

February 4, 2025

5 Tips Renovasi Rumah, Perhatikan Ini Sebelum Beli Material

February 2, 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Artikel Terbaru

Yoyogi National Gymnasium — Struktur Tarik sebagai Strategi Ruang Publik

February 20, 2026

Mencatat Ketangguhan Praktik Arsitektur lewat Meeting Marathon YYAF Resilient di Yogyakarta

February 17, 2026

Mencatat Ulang Relasi Manusia dan Mesin : Liputan Expertise Talkshow tentang AI dan Masa Depan Kreatif

February 16, 2026

New Science and Technology Museum of Henan Province — Arsitektur Sains sebagai Lanskap Publik

February 7, 2026

Y.B. Mangunwijaya (Romo Mangun) dan Arsitektur Sosial di Indonesia

February 6, 2026

Kisho Kurokawa : Metabolisme Jepang dan Gagasan Arsitektur Adaptif

February 5, 2026

RM. Pantjaran, Sleman: Rumah Makan dengan Pendekatan Ruang Terbuka dan Tata Massa Linear

January 29, 2026
Demo
Demo
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Kontak
  • Tentang Kami
© 2026 gravitarchi, Designed by gravitarchi.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.