Close Menu
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
gravitarchigravitarchi
Subscribe
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
gravitarchigravitarchi
Home » Mengenal Struktur Rangka Atap Bangunan Beserta Fungsinya
Info

Mengenal Struktur Rangka Atap Bangunan Beserta Fungsinya

gravitarchiBy gravitarchiNovember 15, 2024No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
rangka atap
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Rangka atap adalah salah satu komponen penting dalam sebuah bangunan. Komponen ini memiliki fungsi menopang tekanan atap dan menyalurkan tekanan bangunan ke struktur lain yang ada di bawahnya.

Sering kali struktur rangka atap tersembunyi dari pandangan karena posisinya yang tidak mudah untuk dilihat dan tertutup oleh genteng. Sama halnya dengan struktur lain pada bangunan, rangka atap punya peran penting dalam menyokong berdirinya sebuah bangunan. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai struktur rangka atap, simak pembahasan berikut ini.

Kuda-kuda

Rangka satu ini memiliki fungsi yang sangat penting dalam pembentukan rangka atap. Kuda-kuda berfungsi menopang seluruh tekanan yang ada pada rangka atap dan menyalurkannya ke struktur bangunan yang ada di bawahnya. Biasanya, rangka ini terletak di ujung dan tengah rangka atap.

Baca juga: 5 Cara Ampuh Atasi Wastafel Mampet dan Tips Pencegahannya

Bubungan atau Nok

Nok atau bubungan merupakan bagian paling atas dari atap yang terbentuk dari pertemuan dua lereng atap.  Posisi rangka ini memanjang sesuai dengan panjang rangka atap yang dibangun. Bubungan berfungsi menahan kedua sisi atap agar menyatu dengan kuat. Biasanya kayu yang digunakan untuk bubungan berukuran 8/12 atau 6/12.

Gording

Gording merupakan bagian rangka atap yang menjadi tumpuan utama struktur rangka atap lainnya seperti reng, usuk, dan penutup atap. Karena beban yang diterima gording cukup besar, maka pemilihan material yang digunakan harus kuat dan kokoh. Hal ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kestabilan semua elemen rangka atap bangunan.

Baca juga: Rumah Japandi Minimalis dengan Dominasi Aksen Lengkung yang Unik

Usuk atau Kaso

Usuk merupakan salah satu bagian struktur yang miring untuk menopang sirap, penutup atap, dan dek atap. Penempatan usuk melintang di bagian atas gording. Struktur ini berperan menopang semua komponen rangka atap yang ada di atasnya. Selain itu, usuk juga memberikan teritis atau atap lebih yang lebarnya bisa disesuaikan keinginan.

Reng

Posisi dari struktur rangka atap yang letaknya di bawah penutup atap untuk mengaitkan dan menahan penutup atap, seperti genteng atau material lainnya. Secara umum, fungsi reng sebagai tempat bersandar penutup atap.

Baca juga: Interior Rumah Modern Kontemporer 3 Lantai di Yogyakarta

Dengan demikian, penyusunan genteng menjadi lebih mudah dan rapi. Penggunaan reng harus disesuaikan dengan jarang genteng, sementara jaraknya disesuaikan dengan ukuran genteng dan penutup atap.

Jurai

Jurai merupakan garis sambungan penghubung antar bidang atap satu dengan yang lainnya. Apabila rumah atau bangunan memiliki satu lantai, biasanya hanya menggunakan satu bidang atap atau hanya menggunakan bubungan atau nok. Hal ini karena jurai hanya berfungsi di rumah-rumah memiliki atap dengan lebih dari satu bidang.

Jurai terbagi menjadi dua, yaitu bagian luar dan dalam. Bagian luar adalah yang tajam pada atap, berjalan dari garis tiris atap sampai bubungan. Bagian ini mengakomodasi pertemuan dua bidang atap pada sudut bangunan yang mengarah keluar. Sedangkan jurai bagian dalam merupakan bagian tajam pada atap, berjalan dari garis tiris atap hingga bubungan dengan pertemuan dua bidang atap pada sudut bangunan ke arah dalam.

Baca juga: 4 Jenis Lantai Basement, Mana yang Tepat untuk Rumah Anda?

Penutup Atap

Penutup atap merupakan bagian terluar sebuah bangunan. Penutup atap memiliki fungsi menahan tekanan dari cuaca, seperti tekanan angin dan air hujan. Apabila kita amati, terdapat berbagai pilihan penutup rangka atap bangunan untuk dijadikan sebagai referensi. Misalnya genteng tanah liat, genteng aspal, multiroof, dan sebagainya.

bubungan fungsi struktur rangka atap PENUTUP ATAP rangka atap reng struktur rangka atap usuk
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
gravitarchi
  • Website

Related Posts

Suzhou Museum of Contemporary Art : Kritik atas Arsitektur Ikonik

January 14, 2026

Membaca Therme Vals Karya Peter Zumthor

January 13, 2026

Intaaya Retreat — Arsitektur Wellness Berbasis Material Alami di Nusa Penida

January 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Artikel Terbaru

Fragmen, Material, dan Transisi : Cara Berpikir Kengo Kuma

January 15, 2026

Suzhou Museum of Contemporary Art : Kritik atas Arsitektur Ikonik

January 14, 2026

Membaca Therme Vals Karya Peter Zumthor

January 13, 2026

Membaca Pemikiran Zaha Hadid dalam Arsitektur Kontemporer

January 8, 2026

Intaaya Retreat — Arsitektur Wellness Berbasis Material Alami di Nusa Penida

January 5, 2026

Villa Savoye : Manifesto Arsitektur Modern karya Le Corbusier

December 23, 2025

Frank Lloyd Wright : Arsitek Visioner yang Mengubah Wajah Arsitektur Dunia

December 19, 2025
Demo
Demo
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Kontak
  • Tentang Kami
© 2026 gravitarchi, Designed by gravitarchi.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.