Close Menu
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
gravitarchigravitarchi
Subscribe
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
gravitarchigravitarchi
Home » Ma Yansong Melakukan Pembaruan Konstruksi Museum Sains Hainan China
News

Ma Yansong Melakukan Pembaruan Konstruksi Museum Sains Hainan China

gravitarchiBy gravitarchiJune 3, 2024Updated:August 7, 2024No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Museum Sains Hainan di China by Ma Yansong
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Museum Sains Hainan pertama kali dirancang Ma Yansong/MAD Architects pada tahun 2020 dan peletakan batu pertamanya pada November 2021. Struktur utama museum ini selesai pada Juni 2023. Desainnya saat ini sedang mengalami kemajuan melalui tahap konstruksinya.

pembaruan konstruksi desain museum sains hainan
default

Museum yang berada di pantai barat Kota Haikou di Provinsi Hainan ini diperkirakan akan menyelesaikan dinding tirai dan lansekapnya pada Juni 2024 dan dibuka untuk umum pada tahun 2025. Pembangunan museum ini direncanakan akan menjadi landmark yang memadukan arsitektur modern dengan lingkungan di sekitarnya.

Baca juga: British Museum Competition Berakhir Bulan Ini, Tertarik Mendaftar?

Menyelaraskan Budaya Lokal dengan Alam

taman air museum sains hainan

MAD Architects berupaya memadukan keselarasan teknologi, budaya lokal, dan alam dalam arsitektur. Melalui desain yang dirancang, MAD memperkenalkan taman luas dan taman air yang dapat diakses oleh pengunjung.

Ma Yansong Melakukan Pembaruan Konstruksi Museum Sains di China

Museum Sains ini memiliki luasan 40.000 meter persegi. Sementara total konstruksi adalah 46.000 meter persegi. Museum ini menampilkan biomorfik yang cair dan lembut menyerupai “updraft”.

Ma Yansong Melakukan Pembaruan Konstruksi Museum Sains Hainan

“Museum sains adalah pendidikan dan gambaran masa depan. Kami ingin alam ikut andil menjadi bagian dari visi tersebut.

Dilapisi Dinding 843 FRP

museum hainan dilapisi panel fiberglass

Konsep desain ini terinspirasi dari pergerakan udara hangat ke atas yang digambarkan melalui dinding tirai yang terdiri dari 843 buah Fiberglass Reinforced Plastic (FRP). Panel ini dirancang sesuai iklim tropis Hainan dengan menggabungkan bukaan dan aliran air untuk drainase yang efektif. Hal ini dilakukan untuk memastikan fungsionalitas daya tahan bangunan di lingkungan lembab.

Baca juga: ZAHA House, Rumah Minimalis dengan Nuansa Teduh di Bantul

Mengoptimalkan Ruang dan Material

MAD Architects membuat desain museum sains hainan

Tak hanya menampilkan biomorfik, desain museum ini juga mengoptimalkan ruang dan material dengan inti, pelat lantai, dan struktur utama yang terhubung langsung ke fasad yang berbentuk melengkung.

MAD architects lakukan pembaruan kosntruksi museum

Museum ini memiliki enam lantai, di mana lima lantainya di atas tanah dan satu tanah di bawah tanah yang menawarkan jalan dengan penerangan alami yang menakjubkan. MAD membuat layout yang fungsional dengan menetapkan area khusus berdasarkan kelompok usia.

Baca juga: WEX 2024: Pameran Arsitektur Mahasiswa UGM “In Between Spaces”

museum sains hainan di china

Anak-anak kecil memiliki area khusus di lantai dua dan tiga, sementara anak remaja dan orang dewasa dapat memulai perjalanan mereka di lantai enam lalu turun melalui ruang pameran.

Plaza cekung dan air yang mengelilingi bangunan museum, mengenalkan elemen alam yang berfungsi sebagai ruang publik interaktif sekaligus tempat belajar dan bersantai.

dinding fiberglass Konstruksi museum sains hainan Ma Yansong MAD Architects Museum sains hainan di China pembaruan konstruksi museum hainan di china updraft
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
gravitarchi
  • Website

Related Posts

Suzhou Museum of Contemporary Art : Kritik atas Arsitektur Ikonik

January 14, 2026

Membaca Therme Vals Karya Peter Zumthor

January 13, 2026

Intaaya Retreat — Arsitektur Wellness Berbasis Material Alami di Nusa Penida

January 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Artikel Terbaru

Mencatat Ketangguhan Praktik Arsitektur lewat Meeting Marathon YYAF Resilient di Yogyakarta

February 17, 2026

Mencatat Ulang Relasi Manusia dan Mesin : Liputan Expertise Talkshow tentang AI dan Masa Depan Kreatif

February 16, 2026

New Science and Technology Museum of Henan Province — Arsitektur Sains sebagai Lanskap Publik

February 7, 2026

Y.B. Mangunwijaya (Romo Mangun) dan Arsitektur Sosial di Indonesia

February 6, 2026

Kisho Kurokawa : Metabolisme Jepang dan Gagasan Arsitektur Adaptif

February 5, 2026

RM. Pantjaran, Sleman: Rumah Makan dengan Pendekatan Ruang Terbuka dan Tata Massa Linear

January 29, 2026

Tiga by Kanca : Merancang Pengalaman Ruang melalui Arsitektur Slow Bar

January 26, 2026
Demo
Demo
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Kontak
  • Tentang Kami
© 2026 gravitarchi, Designed by gravitarchi.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.