Close Menu
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
gravitarchigravitarchi
Subscribe
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
gravitarchigravitarchi
Home » Grand Launching dan Exhibition NATABATA II: Terobosan Baru Penggunaan Bata di Dunia Arsitektur
News

Grand Launching dan Exhibition NATABATA II: Terobosan Baru Penggunaan Bata di Dunia Arsitektur

gravitarchiBy gravitarchiOctober 29, 2024No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
NATABATA
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Grand Launching dan Exhibition NATABATA II menampilkan berbagai inovasi penggunaan material bata di dunia arsitektur. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Andyrahman Architect, Akssa Publisher, dan Plus One pada tanggal 12 hingga 26 Oktober 2024 di Departemen Arsitektur – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Rangkaian acara Grand Launching NATABATA II terdiri dari tiga acara utama, acara pembukaan pada 12 Oktober 2024 yang dimulai dengan Bedah Buku NATABATA II dan pembukaan pameran. Lalu puncak acara, pada 26 Oktober 2024 diadakan Workshop Bata dan Talk Show Penulisan Buku Arsitektur.

Baca juga: 5 Tips Memilih Lampu Kamar Mandi yang Tepat dan Aman

Selama pameran ini berlangsung, lebih dari 500 pengunjung memadati lokasi pameran. Selain itu, acara ini juga menjadi tonggak bersejarah bagi Andy Rahman dan Anas Hidayat sebagai alumni jurusan Arsitektur ITS yang telah berkiprah dan memberikan kontribusi nyata di dunia arsitektur.

Menampilkan Inovasi Material Bata Ramah Lingkungan

NATABATA
NATABATA
NATABATA

Pameran ini mengajak pengunjung mengeksplorasi tujuh jenis bata yang dipamerkan, mulai dari bata bakar hingga bata non-bakar, serta bata berkelanjutan yang ramah lingkungan. Limbah terakota dan Fly Ash Bottom Ash menjadi sorotan utama dalam menghadirkan solusi arsitektur berkelanjutan.

Guna mengedukasi pengunjung, pameran ini dilengkapi dengan panel informatif tentang sejarah material tanah sebagai bahan bangunan dan evolusi bentuk bata dari masa ke masa. Tujuh karya unggulan Andyrahman Architect menjadi sorotan dalam pameran ini, di mana setiap karya menggunakan tujuh jenis bata yang berbeda.

Baca juga: Rumah Industrial Modern dengan Pintu Kaca Anti Maling di Bantul

Bentuk bata yang dipamerkan menghadirkan bentuk dan desain yang unik, seperti bentuk jajar genjang, trapesium, hati, dan menyerupai mainan lego. Jika diaplikasikan pada bangunan, material tersebut memberikan sentuhan estetika pada material lokal.

NATABATA
NATABATA
NATABATA

Pameran ini turut menghadirkan pengalaman interaktif melalui penggunaan teknologi Augmented Reality (AR). Dengan melihat maket karya secara digital, pengunjung merasakan pengalaman baru dalam melihat pameran arsitektur.

Baca juga: Interior Kos Industrial dengan Konsep Ruang Makan Ala Cafe

“Sebagai biro arsitektur yang mengembangkan “praktik arsitektur berbasis material” di mana pendekatan ini masih jarang ditemui di Indonesia,” tegas Andyrachman Architect pada Sabtu, 26 Oktober 2024 di Departemen Arsitektur – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Pameran NATABATA II tidak hanya memamerkan inovasi material, tetapi juga menjadi ruang refleksi arsitektur masa depan yang lebih kreatif, inovatif, dan berkelanjutan.

Penulis:

Hadista Dwi Bonita

Andyrahman Architect inovasi dunia arsitektur Inovasi Material Bata NATABATA pameran arsitektur
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
gravitarchi
  • Website

Related Posts

Shanghai Grand Opera House : Arsitektur Dinamis sebagai Ruang Publik Kota

April 22, 2026

Sagawa Art Museum : Arsitektur Reflektif di Tepi Danau karya Tadao Ando

April 20, 2026

Solar Trees Marketplace — Arsitektur Pasar sebagai Lanskap oleh Koichi Takada

April 7, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Artikel Terbaru

Kenapa Thomas Heatherwick Selalu Diperdebatkan?

April 27, 2026

Shanghai Grand Opera House : Arsitektur Dinamis sebagai Ruang Publik Kota

April 22, 2026

Sagawa Art Museum : Arsitektur Reflektif di Tepi Danau karya Tadao Ando

April 20, 2026

Menuju Jakal Design Week 2026 : Awal Kolaborasi di Koridor Jalan Kaliurang

April 15, 2026

Bernard Tschumi dan Ruang yang Terus Bergerak

April 14, 2026

Belajar Arsitektur Kontekstual dari Eko Prawoto

April 9, 2026

Solar Trees Marketplace — Arsitektur Pasar sebagai Lanskap oleh Koichi Takada

April 7, 2026
Demo
Demo
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Kontak
  • Tentang Kami
© 2026 gravitarchi, Designed by gravitarchi.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.