Close Menu
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
gravitarchigravitarchi
Subscribe
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
gravitarchigravitarchi
Home » Gantikan Muyiwa Oki, Chris Williamson Terpilih Jadi Presiden RIBA 2025
News

Gantikan Muyiwa Oki, Chris Williamson Terpilih Jadi Presiden RIBA 2025

gravitarchiBy gravitarchiJuly 7, 2024No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Chris Williamson Terpilih Jadi Presiden RIBA 2025
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Royal Institute of British Architects (RIBA) telah mengumumkan Chris Williamson sebagai presiden RIBA 2025. Menggantikan Muyiwa Oki, ia resmi menjabat sebagai presiden terpilih pada September 2024. Setelah itu, Williamson akan menjabat selama dua tahun sebagai presiden RIBA pada September 2025.

Williamson merupakan arsitek terkenal dan salah satu pendiri Weston Williamsom + Partners (WW+P) yang memiliki kantor pusat di London, Inggris. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Presiden Internasional RIBA dan bertanggung jawab untuk menetapkan strategi agar RIBA dapat terus berkembang menjadi lembaga keanggotaan internasional.

Baca juga: Interior Rumah Industrial dengan Kamar Tidur Mezzanine

Poling Suara dalam Pemilihan Presiden RIBA 2025

Dalam pemilihan ini Williamson berhasil mengalahkan dua lawannya, yakni Funmbi Adeagbo dan Duncan Baker-Brown. Pemilihan presiden RIBA 2025 dilangsungkan dalam dua putaran. Dalam putaran pertama dan kedua, Williamson memperoleh suara terbanyak.

Pada putaran pertama, ia memperoleh 1.760 suara dari total anggota RIBA yang berjumlah 4.462 orang. Sementara Baker-Brown memperoleh 1.502 suara, dan Adeagbo memperoleh 1.200 suara. Lalu pada putaran kedua, Williamson sedikit unggul dengan 2.008 suara dan Baker-Brown memperoleh 1.898 suara.

Baca juga: 5 Prospek Kerja Lulusan Arsitektur yang Menjanjikan

3 Prioritas Utama Chris Williamson

Chris Williamson Presiden RIBA

Saat ditanya The RIBA Journal mengenai tiga prioritas utamanya sebagai calon presiden RIBA, ia menyebutkan hal berikut ini.

  1. Komunikasi: anggota RIBA mewakili banyak arsitek terbaik dunia, meningkatkan pengaruh, dan menempatkan diri sebagai pusat pengetahuan.
  2. Advokasi: dukungan semua anggota dapat membantu sesama anggota dalam bisnisnya.
  3. Pendidikan: jadikan penggalan huruf R I B A memiliki arti menyediakan kompetitif nyata yang unggul sebagai kualifikasi yang diakui, bukan klub anggota.

Jika disimpulkan, Williamson memiliki visi mempromosikan harapan dan kolaborasi, meningkatkan transparansi dan komunikasi, serta mendorong pembelajaran seumur hidup. Ia akan berusaha menjadikan RIBA unggul dengan inklusivitas arsitektur.

Baca juga: Desain Kos Industrial Minimalis 3 Lantai dengan Fasad yang Unik

Pada tahun 2019, Williamson dalam sebuah esai “Future of Architects” menyatakan bahwa Weston William + Partners fokus dalam infrastruktur transportasi. Presiden RIBA terpilih ini mengungkapkan transportasi bertanggung jawab atas 27% emisi gas rumah kaca.

“Kami bersemangat untuk mendorong para wisatawan meninggalkan mobil mereka dan beralih menggunakan transportasi umum yang aman, efisien, terintergrasi, dan estetik. Saya pikir dampak terbesar pada kota kita adalah bagaimana cara kita bergerak di sekitar kota dan di antara kota-kota tersebut,” jelas Chris Williamson.

arsitektur Chris Williamson Future of Architects Muyiwa Oki Pemilihan Presiden RIBA 2025 Presiden RIBA RIBA Royal Institute of British Architects (RIBA) Weston Williamsom + Partners (WW+P)
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
gravitarchi
  • Website

Related Posts

Lattice Garden di Sol Collective: Upcycled Parametric Facade untuk Lanskap Urban yang Lebih Adaptif

December 5, 2025

Stormproof Playground di Shaoxing University : Strategi Desain untuk Perlindungan Iklim Ekstrem

December 2, 2025

Mantra 2025: The Biggest Building Material & Architecture Expo in Yogyakarta and Central Java Siap Digelar

November 26, 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Artikel Terbaru

Lattice Garden di Sol Collective: Upcycled Parametric Facade untuk Lanskap Urban yang Lebih Adaptif

December 5, 2025

Stormproof Playground di Shaoxing University : Strategi Desain untuk Perlindungan Iklim Ekstrem

December 2, 2025

Mantra 2025: The Biggest Building Material & Architecture Expo in Yogyakarta and Central Java Siap Digelar

November 26, 2025

Les Choux de Créteil: Ketika Beton “Mekar” Menjadi Arsitektur Puitis di Paris

November 25, 2025

Islamic Center of Rijeka, Kroasia : Geometri Lembut dalam Arsitektur Kontemporer

November 19, 2025

Arsitek Indonesia Raih Penghargaan TADA 2025: JS House Menjadi Building of The Year

November 17, 2025

Masjid Saminah Sihyadi, Surakarta: Ekspresi Keteduhan melalui Pendekatan Kontekstual

November 12, 2025
Demo
Demo
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Kontak
  • Tentang Kami
© 2025 gravitarchi, Designed by gravitarchi.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.