Close Menu
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
gravitarchigravitarchi
Subscribe
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
gravitarchigravitarchi
Home » Cara Kerja Penangkal Petir, Fungsi, dan Jenisnya
Info

Cara Kerja Penangkal Petir, Fungsi, dan Jenisnya

gravitarchiBy gravitarchiSeptember 14, 2024No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
penangkal petir
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Petir mengandung sengatan listrik yang sangat besar dan biasanya disertai dengan suara menggelegar serta kilatan cahaya. Apabila tidak dikendalikan, petir dapat mengancam nyawa manusia, merusak lingkungan hingga menghancurkan bangunan. Untuk mencegah hal tersebut, Anda perlu memasang penangkal petir.

Apabila Anda berencana memasang alat ini, sebaiknya kenali terlebih dahulu cara kerja, jenis, dan fungsinya. Simak pembahasan lengkapnya berikut ini.

Apa itu Penangkal Petir?

apa itu penangkal petir

Penangkal petir adalah alat berupa tiang dari logam yang digunakan sebagai tindakan penyelamatan dari sambaran petir. Alat tersebut memiliki 3 komponen utama, yaitu batang penangkal (air terminations), kawat konduktor (down conductors), dan tempat pembumian (earth terminators).

Baca juga: 5 Elemen Desain Coffee Shop yang Bikin Nyaman dan Betah Pelanggan

Komponen tersebut merupakan rangkaian jalur untuk mengalirkan arus listrik petir ke permukaan bumi. Gedung pencakar langit relatif lebih dekat jaraknya dengan langit, sehingga rentan tersambar petir. Untuk mencegah hal tersebut, maka alat ini sudah menjadi hal wajib ada pada gedung bertingkat tinggi.

Cara Kerja Penangkal Petir

cara kerja penangkal petir

Petir mengandung muatan listrik, begitu pula dengan tanah. Muatan listrik pada tanah akan naik melalui kawat konduktor hingga ke ujung batang penangkal petir. Saat muatan listrik tersebut cukup dekat di atas atap, maka terjadi gaya tarik-menarik di antara keduanya. Muatan positif yang berada di ujung penangkal akan tertarik ke arah muatan negatif, sehingga sambaran petir tidak langsung mengenai bangunan.

Baca juga: Desain Rumah Scandinavian 2 Lantai Yogyakarta

Meski aliran listrik dapat dialihkan ke permukaan bumi, namun sambaran petir terkadang masih bisa merusak alat elektronik pada bangunan yang terhubung ke jaringan listrik tersebut. Guna menjamin keselatan penghuni dan mencegah adanya ledakan atau kebakaran, bangunan harus dilengkapi dengan alat penstabil arus listrik atau surge arrester.

Fungsi dan Jenis Penangkal Petir

Seperti pembahasan sebelumnya, fungsi utama alat ini adalah menyelamatkan bangunan dan penghuni di dalamnya dari sambaran petir yang dapat menimbulkan kebakaran hingga kerusakan pada bangunan. Alat tersebut berfungsi sebagai media penghantar arus listrik dari petir yang diteruskan ke media tanah.

Baca juga: Interior Modern Minimalis dengan Kesan Natural dan Homey

jenis penangkal petir

Terdapat dua jenis penangkal petir yang perlu Anda ketahui, yaitu versi konvensional dan elektrostatis. Berikut penjelasannya.

1. Penangkal Petir Konvesional

Perangkat sederhana ini terdiri dari tiang dan kabel konduktor. Karena hal tersebut, maka prinsip kerja alat ini hanya bisa dilakukan secara pasif untuk area sempit, seperti rumah tinggal.

2. Penangkal Petir Radioaktif

Jenis alat ini menggunakan sistem E.S.E (Early Streamer Emission) yang setingkat lebih aktif menangkap petir dibandingkan versi konvensional. Perangkat ini memiliki elemen tambahan berupa head terminal yang ada di bagian ujung final (splitzen).

Baca juga: Hindari 4 Kesalahan Desain Laundry Room agar Mencuci Lebih Mudah

Layaknya magnet, muatan listrik yang ada didalamnya dapat menarik muatan listrik dari awan sebelum menghasilkan petir. Alat ini memiliki jangkauan 50-150 meter, sehingga ideal untuk bangunan bertingkat, kawasan industri, dan perkebunan.  

Indonesia termasuk negara yang berpotensi terkena dampak La Nina setiap tahunnya. Saat hujan deras dan cuaca memburuk, petir seringkali menjadi pemicu suatu bencana. Oleh karena itu, jangan remehkan bahaya tersambar petir. Sebaiknya segera pasang penangkal petir, terutama bagi Anda yang memiliki rumah bertingkat dan dikelilingi oleh pohon yang menjulang tinggi.

alat penangkal petir cara kerja penangkal petir cuaca buruk fungsi penangkal petir jenis penangkal petir kilatan cahaya petir La Nina lightning rod penangkal petir petir sambaran petir
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
gravitarchi
  • Website

Related Posts

Shanghai Grand Opera House : Arsitektur Dinamis sebagai Ruang Publik Kota

April 22, 2026

Sagawa Art Museum : Arsitektur Reflektif di Tepi Danau karya Tadao Ando

April 20, 2026

Solar Trees Marketplace — Arsitektur Pasar sebagai Lanskap oleh Koichi Takada

April 7, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Artikel Terbaru

Kenapa Thomas Heatherwick Selalu Diperdebatkan?

April 27, 2026

Shanghai Grand Opera House : Arsitektur Dinamis sebagai Ruang Publik Kota

April 22, 2026

Sagawa Art Museum : Arsitektur Reflektif di Tepi Danau karya Tadao Ando

April 20, 2026

Menuju Jakal Design Week 2026 : Awal Kolaborasi di Koridor Jalan Kaliurang

April 15, 2026

Bernard Tschumi dan Ruang yang Terus Bergerak

April 14, 2026

Belajar Arsitektur Kontekstual dari Eko Prawoto

April 9, 2026

Solar Trees Marketplace — Arsitektur Pasar sebagai Lanskap oleh Koichi Takada

April 7, 2026
Demo
Demo
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Kontak
  • Tentang Kami
© 2026 gravitarchi, Designed by gravitarchi.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.