Close Menu
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
gravitarchigravitarchi
Subscribe
  • Homes
  • News
  • Tips
  • Info
    • Info Arsitektur
    • Info Interior
    • Info Material
    • Info Struktur
  • Figure
  • Event
  • ID
  • ENG
gravitarchigravitarchi
Home » Arsitek Tiongkok Liu Jiakun – Penerima Penghargaan Pritzker 2025
News

Arsitek Tiongkok Liu Jiakun – Penerima Penghargaan Pritzker 2025

gravitarchiBy gravitarchiMarch 6, 2025Updated:March 6, 20251 Comment2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Arsitek Tiongkok, Liu Jiakun, telah dianugerahi Penghargaan Pritzker 2025, menjadikannya penerima kedua dari Tiongkok setelah Wang Shu pada tahun 2012. Penghargaan ini mengakui dedikasi Liu dalam menciptakan desain yang berpusat pada manusia dan menghormati konteks lokal serta budaya.

Perjalanan Karier

Lahir di Chengdu, Liu Jiakun awalnya tertarik pada arsitektur karena minatnya dalam menggambar. Namun, ia sempat meninggalkan bidang ini untuk mengejar karier menulis sebelum kembali ke arsitektur dan mendirikan Jiakun Architects pada tahun 1999. Selama lebih dari empat dekade, Liu telah menyelesaikan lebih dari 30 proyek di seluruh Tiongkok, mencakup berbagai jenis bangunan seperti akademik, sipil, budaya, komersial, dan perencanaan kota.

Baca Juga : Desain Retro, 6 Cara Menciptakan Suasana Nostalgia di Rumah

Filosofi Desain

Liu dikenal karena pendekatannya yang sensitif terhadap konteks lokal dan budaya. Ia sering menggunakan bahan lokal dan mengintegrasikan tekstur serta ketidaksempurnaan dalam karyanya, mencerminkan filosofi yang menerima ketidaksempurnaan sebagai bagian dari keindahan. Setelah gempa bumi Wenchuan 2008, Liu menciptakan “batu bata kelahiran kembali” dari puing-puing, menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan dan inovasi material.

Karya Terkemuka

Salah satu proyek terkenal Liu adalah West Village di Chengdu, sebuah pengembangan perkotaan yang menampilkan lanskap bertingkat dan ruang publik yang dirancang untuk mendorong interaksi komunitas. Desain ini begitu populer sehingga sebagian area harus ditutup oleh otoritas setempat karena kepadatan pengunjung. Karya lainnya termasuk Museum Seni Patung Batu Luyeyuan, Museum Batu Bata Kiln Kekaisaran Suzhou, dan renovasi Distrik Gua Tianbao, yang semuanya menekankan integrasi harmonis antara arsitektur dan lingkungan sekitarnya.

Baca Juga : Asri namun Modern, Kerennya Perumahan Tropis Kontemporer AR House – Sleman, Yogyakarta

Penghargaan Pritzker 2025

Penghargaan Pritzker 2025 diberikan kepada Liu sebagai pengakuan atas kemampuannya dalam menggabungkan elemen sejarah, material, dan alam untuk menciptakan karya yang selaras dengan lingkungannya. Pendekatannya yang menggabungkan pengaruh tradisional dengan desain kontemporer telah memberikan kontribusi signifikan terhadap arsitektur modern Tiongkok.

Liu Jiakun terus menginspirasi dunia arsitektur dengan pendekatan desainnya yang unik, menggabungkan kebijaksanaan tradisional dengan inovasi modern untuk menciptakan ruang yang bermakna dan berkelanjutan.

arsitek arsitek berpengaruh Arsitek tiongkok Penghargaan Pritzker
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
gravitarchi
  • Website

Related Posts

Bernard Tschumi dan Ruang yang Terus Bergerak

April 14, 2026

Belajar Arsitektur Kontekstual dari Eko Prawoto

April 9, 2026

Solar Trees Marketplace — Arsitektur Pasar sebagai Lanskap oleh Koichi Takada

April 7, 2026

1 Comment

  1. Pingback: Erlangga Winoto Ketua IAI DIY 2025–2028 dan Komitmennya pada Arsitektur Jogja - gravitarchi

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Artikel Terbaru

Menuju Jakal Design Week 2026 : Awal Kolaborasi di Koridor Jalan Kaliurang

April 15, 2026

Bernard Tschumi dan Ruang yang Terus Bergerak

April 14, 2026

Belajar Arsitektur Kontekstual dari Eko Prawoto

April 9, 2026

Solar Trees Marketplace — Arsitektur Pasar sebagai Lanskap oleh Koichi Takada

April 7, 2026

Bjarke Ingels dan Pragmatic Utopia : Ketika Arsitektur Menjadi Negosiasi Realitas

April 2, 2026

Yoyogi National Gymnasium — Struktur Tarik sebagai Strategi Ruang Publik

February 20, 2026

Mencatat Ketangguhan Praktik Arsitektur lewat Meeting Marathon YYAF Resilient di Yogyakarta

February 17, 2026
Demo
Demo
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Kontak
  • Tentang Kami
© 2026 gravitarchi, Designed by gravitarchi.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.